SMKN 3 Kota Bima Dukung Gerakan Tanam Cabai NTB, Wujud Nyata Pengendalian Inflasi dan Pendidikan Ketahanan Pangan
Kota Bima – SMK Negeri 3 Kota Bima menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Gerakan Tanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (TAPSI) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Program yang diinisiasi Gubernur NTB tersebut menyasar ribuan pelajar SMA, SMK, dan SLB sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menanamkan budaya bercocok tanam di lingkungan sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan produksi cabai dari lingkungan sekolah, memperkuat ketahanan pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar.
Kegiatan penanaman cabai di SMK Negeri 3 Kota Bima yang dilaksanakan Hari Rabu tanggal 15 Juli 2026 dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB Wilayah VI, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., didampingi Pengawas Pembina SMK Negeri 3 Kota Bima, Drs. H. Usman Syam, serta disaksikan oleh para guru dan siswa.
Sebagai simbol dimulainya gerakan tersebut, Fahmi Hatib mendapat kehormatan melakukan penanaman bibit cabai pertama di dalam polybag yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Kegiatan berlangsung penuh antusias sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam mendukung program strategis Pemerintah Provinsi NTB.
Lokasi penanaman berada di lahan kosong yang cukup luas di depan ruang Bimbingan dan Konseling (BP/BK) SMK Negeri 3 Kota Bima. Lahan tersebut telah dipersiapkan secara gotong royong oleh warga sekolah dengan memanfaatkan timbunan sampah daun yang dikumpulkan dari lingkungan sekolah. Sampah organik tersebut kemudian diolah dan dicampur dengan tanah serta kompos sehingga menjadi media tanam yang subur dan ramah lingkungan.
Pemanfaatan limbah organik sekolah sebagai media tanam menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan lingkungan hidup sekaligus memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan kepada peserta didik. Selain menghasilkan tanaman yang produktif, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya pengelolaan sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai manfaat.
Program Gerakan Tanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (TAPSI) merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadapi fluktuasi harga cabai yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi daerah. Melalui pelibatan sekolah, pemerintah ingin memperluas produksi cabai dari lingkungan pendidikan sehingga mampu membantu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk membentuk karakter pelajar yang produktif, mandiri, serta memiliki jiwa kewirausahaan di bidang pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa sekolah menyambut baik program yang digagas Gubernur NTB karena sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di kelas, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi Program Gerakan Tanam Cabai yang diinisiasi Bapak Gubernur NTB. SMK Negeri 3 Kota Bima berkomitmen mendukung penuh program ini sebagai bagian dari pendidikan karakter, penguatan ketahanan pangan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa mereka juga memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui langkah-langkah sederhana seperti menanam cabai.”
Jainuddin menambahkan, sekolah akan mengembangkan kawasan penanaman tersebut secara berkelanjutan dengan melibatkan guru dan peserta didik dalam proses perawatan hingga panen.
“Kami tidak ingin kegiatan ini bersifat seremonial semata. Sekolah akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan sehingga tanaman cabai dapat tumbuh dengan baik dan menjadi media pembelajaran nyata bagi siswa. Harapan kami, budaya menanam tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan siswa di rumah masing-masing sehingga mendukung keberhasilan Program Gerakan Tanam Cabai Pemerintah Provinsi NTB.”
Melalui Gerakan Tanam Cabai ini, SMK Negeri 3 Kota Bima kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang aktif mendukung program pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan peserta didik diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, serta pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.