Author name: admin1234

Tak Berkategori

SMK Negeri 3 Kota Bima Terpilih sebagai Lokasi Film Dokumenter Kemendikdasmen RI

SMK Negeri 3 Kota Bima Terpilih sebagai Lokasi Film Dokumenter Kemendikdasmen RI Kota Bima, NTB — SMK Negeri 3 Kota Bima mendapat kehormatan menjadi salah satu sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dipilih oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) sebagai lokasi pembuatan film dokumenter sekolah. Kehadiran tim film dokumenter Kemendikdasmen RI di SMK Negeri 3 Kota Bima menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga sekolah. Dari sejumlah sekolah di NTB, hanya dua sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk didokumentasikan secara khusus melalui program film dokumenter tersebut. Tim Kemendikdasmen melakukan pengambilan gambar dengan memotret berbagai aktivitas sekolah, mulai dari proses pembelajaran, kegiatan praktik peserta didik, aktivitas guru dan tenaga kependidikan, hingga kondisi sarana dan prasarana yang menjadi bagian dari perjalanan pengembangan SMK Negeri 3 Kota Bima. Pengambilan gambar tersebut juga menjadi momentum untuk memperlihatkan kondisi nyata sekolah, termasuk berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam penyelenggaraan pembelajaran vokasi. Sejumlah bangunan sekolah yang telah berusia cukup tua dan sebagian mengalami kerusakan turut menjadi bagian dari dokumentasi. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan dukungan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana yang diterima sekolah selama ini. Demikian pula sejumlah fasilitas pembelajaran yang masih terbatas menjadi bagian dari cerita yang direkam oleh tim dokumenter. Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, aktivitas pembelajaran dan semangat peserta didik tetap menjadi kekuatan utama yang ditampilkan dalam film dokumenter. Salah satu kompetensi keahlian yang mendapat perhatian khusus adalah Kriya Kreatif Batik dan Tekstil (KKBT), yang merupakan salah satu kompetensi keahlian tertua di SMK Negeri 3 Kota Bima. Keunikan KKBT menjadi daya tarik tersendiri bagi tim film dokumenter. Selain aktivitas kreatif peserta didik dalam proses pembelajaran dan praktik membatik serta tekstil, tim juga mendokumentasikan kondisi bangunan bengkel praktik yang sudah cukup tua dan mengalami kerusakan, termasuk keterbatasan fasilitas yang selama ini digunakan peserta didik dalam mengembangkan kompetensinya. Beragam aktivitas peserta didik KKBT direkam secara langsung dan menjadi salah satu unsur yang cukup menonjol dalam rangkaian pengambilan gambar. Proses pembelajaran yang berbasis praktik memperlihatkan bagaimana peserta didik tetap berkarya dan mengembangkan kreativitas di tengah keterbatasan sarana yang tersedia. Kompetensi keahlian lainnya di SMK Negeri 3 Kota Bima juga turut memberikan warna dalam film dokumenter tersebut. Tim mendokumentasikan aktivitas praktik peserta didik sekaligus berbagai fasilitas yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran pada masing-masing kompetensi keahlian. Selain aktivitas pembelajaran, tim Kemendikdasmen juga melakukan sesi wawancara dengan Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, bersama tim pelaksana Program Revitalisasi SMK Negeri 3 Kota Bima Tahun 2026. Dalam sesi tersebut, Kepala Sekolah menyampaikan gambaran perkembangan sekolah, kondisi sarana dan prasarana, tantangan pengembangan pendidikan vokasi, serta harapan agar dukungan pemerintah terhadap SMK Negeri 3 Kota Bima dapat terus berlanjut. Menurut Jainuddin, terpilihnya SMK Negeri 3 Kota Bima sebagai salah satu lokasi pembuatan film dokumenter Kemendikdasmen merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk memperlihatkan secara langsung kondisi dan potensi sekolah kepada masyarakat serta pemerintah. “Kami sangat bangga SMK Negeri 3 Kota Bima mendapat kesempatan menjadi salah satu sekolah yang dibuatkan film dokumenter oleh Kemendikdasmen. Bagi kami, ini bukan hanya tentang dokumentasi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan potensi, semangat belajar siswa, dedikasi guru, sekaligus kondisi riil sekolah yang masih membutuhkan perhatian dalam pengembangan sarana dan prasarana,” ujar Jainuddin. Ia menambahkan, keberhasilan SMK Negeri 3 Kota Bima memperoleh Program Revitalisasi SMK Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi sekolah untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan. “Bantuan revitalisasi tahun 2026 kami harapkan menjadi pemicu bagi pengembangan SMK Negeri 3 Kota Bima ke depan. Kami ingin momentum ini tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi siswa, dan pengembangan sekolah secara berkelanjutan,” lanjutnya. Menurut Jainuddin, masih terdapat sejumlah kebutuhan sekolah yang belum seluruhnya dapat terakomodasi melalui program revitalisasi tahun ini. Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah dapat memberikan perhatian melalui skema bantuan revitalisasi maupun program pengembangan lainnya pada tahun-tahun berikutnya. “Masih ada bangunan dan fasilitas pembelajaran yang membutuhkan penanganan. Kami berharap apa yang terlihat dan terdokumentasikan oleh tim Kemendikdasmen hari ini dapat menjadi gambaran sekaligus bahan pertimbangan untuk dukungan program berikutnya. Kami tentu sangat terbuka untuk terus berbenah dan berkolaborasi dengan pemerintah,” katanya. Dalam kunjungannya, tim film dokumenter Kemendikdasmen juga secara khusus mengambil gambar progres pelaksanaan Program Revitalisasi SMK Negeri 3 Kota Bima Tahun 2026. Dokumentasi tersebut memperlihatkan proses perubahan dan pembenahan fasilitas sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan pembelajaran vokasi. Kehadiran tim dokumenter Kemendikdasmen sekaligus memperlihatkan perjalanan SMK Negeri 3 Kota Bima dari kondisi sarana prasarana yang masih menghadapi berbagai keterbatasan menuju proses pembenahan melalui Program Revitalisasi Tahun 2026. Bagi warga SMK Negeri 3 Kota Bima, film dokumenter tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi rekaman visual tentang aktivitas sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari cerita perjalanan sekolah dalam membangun pendidikan vokasi yang lebih baik. Terpilihnya SMK Negeri 3 Kota Bima sebagai salah satu dari dua sekolah di NTB yang mendapat kesempatan dalam pembuatan film dokumenter Kemendikdasmen menjadi catatan tersendiri bagi sekolah. Di balik keterbatasan sarana dan prasarana, terdapat semangat peserta didik, kreativitas guru, kekhasan kompetensi keahlian, serta komitmen sekolah untuk terus berkembang. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh warga sekolah untuk menjadikan Program Revitalisasi Tahun 2026 sebagai titik awal bagi pengembangan SMK Negeri 3 Kota Bima secara lebih berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing sesuai kebutuhan dunia kerja.

Tak Berkategori

Tim Sanggar Tari SMKN 3 Kota Bima Tampil Memukau Sambut Wisatawan Mancanegara di Pantai Lawata

Tim Sanggar Tari SMKN 3 Kota Bima Tampil Memukau Sambut Wisatawan Mancanegara di Pantai Lawata Kota Bima, 12 September 2026 — Tim Tari SMK Negeri 3 Kota Bima tampil memukau dalam kegiatan penyambutan tamu Sail To Indonesia Yacht Rally 2026 yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Lawata Fashion Week di Destinasi Pantai Lawata, Kota Bima, Jumat (11/9/2026). Penampilan tim tari siswa SMKN 3 Kota Bima tersebut merupakan bentuk partisipasi sekolah dalam mendukung agenda pariwisata Kota Bima. Kehadiran tim tari secara khusus diminta oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima melalui surat Nomor 400.6.3.1/24/Disparbud/IX/2026 tertanggal 9 September 2026 untuk berpartisipasi sebagai penari Tari Wura Bongi Monca. Dengan mengenakan busana tari tradisional yang khas, para siswa menampilkan Tari Wura Bongi Monca dengan penuh percaya diri. Gerakan yang dinamis, kekompakan penari, serta ekspresi yang kuat berhasil menciptakan suasana meriah di kawasan Pantai Lawata. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari wisatawan mancanegara yang hadir dalam rangkaian Sail To Indonesia Yacht Rally 2026, maupun masyarakat dan pengunjung Pantai Lawata. Nuansa budaya Bima yang ditampilkan melalui seni tari menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam penyambutan para wisatawan. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima kepada sekolah untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 3 Kota Bima. Kesempatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Bima kepada wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Jainuddin. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan pariwisata seperti ini juga sejalan dengan semangat sekolah dalam membekali peserta didik agar memiliki keterampilan, kreativitas, serta pengalaman nyata di tengah masyarakat. Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMKN 3 Kota Bima, Nurhayati, S.Pd, mengatakan bahwa penampilan tersebut merupakan hasil dari semangat dan kesiapan siswa dalam membawa nama baik sekolah. “Anak-anak tampil sangat antusias dan percaya diri. Kami bangga melihat mereka mampu menampilkan seni budaya Bima di hadapan wisatawan mancanegara dan pengunjung Pantai Lawata. Ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi,” ungkap Nurhayati. Ia berharap keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan seni, budaya, dan pariwisata dapat terus dikembangkan sehingga bakat dan kreativitas mereka semakin terasah. Partisipasi Tim Tari SMKN 3 Kota Bima dalam Sail To Indonesia Yacht Rally 2026 dan Lawata Fashion Week sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi sekolah dalam mendukung promosi pariwisata dan kebudayaan daerah. Melalui seni tari, para siswa tidak hanya tampil sebagai pengisi acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Bima kepada dunia.

Tak Berkategori

Tim Dinas Dikpora NTB Periksa Kesiapan dan Kelengkapan LSP P1 SMKN 3 Kota Bima

Tim Dinas Dikpora NTB Periksa Kesiapan dan Kelengkapan LSP P1 SMKN 3 Kota Bima Kota Bima — Tim Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan ke SMK Negeri 3 Kota Bima dalam rangka pemeriksaan kesiapan dan kelengkapan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 SMKN 3 Kota Bima, Jumat (11/9/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada pemeriksaan kesiapan dan kelengkapan penyelenggaraan LSP P1, meliputi kondisi dan kelayakan ruangan LSP, Tempat Uji Kompetensi (TUK), serta pemeriksaan dokumen-dokumen administrasi dan kelengkapan pendukung lainnya. Kedatangan Tim Dinas Dikpora NTB diterima langsung oleh Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, didampingi Ketua LSP P1 SMKN 3 Kota Bima, Yati, SST.Par, beserta jajaran pengurus dan tim manajemen sekolah. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi. Pemeriksaan tidak hanya melihat kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga memastikan kelengkapan dokumen LSP P1 sebagai lembaga yang telah memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa sekolah menyambut baik kunjungan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Dikpora NTB. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan tata kelola LSP P1 di SMKN 3 Kota Bima berjalan sesuai standar dan mampu memberikan layanan sertifikasi kompetensi secara profesional. “Kami menyambut baik pemeriksaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB. Bagi SMKN 3 Kota Bima, keberadaan LSP P1 bukan hanya sebagai kelengkapan kelembagaan, tetapi menjadi bagian strategis dalam memastikan kompetensi peserta didik diakui melalui sertifikasi yang sesuai standar nasional,” ujar Jainuddin. Ia menambahkan, dengan telah diperolehnya lisensi BNSP, SMKN 3 Kota Bima memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga mutu pelaksanaan sertifikasi, baik dari sisi sarana prasarana, TUK, asesor, maupun administrasi dan dokumentasi LSP. Sementara itu, Ketua LSP P1 SMKN 3 Kota Bima, Yati, SST.Par, pada sesi pertemuan menyampaikan sejumlah hal strategis terkait pengelolaan jejaring LSP P1 di Provinsi NTB. Yati mengusulkan agar SK Dinas terkait SMK jejaring seluruh LSP P1 di NTB dapat dilakukan pemetaan kembali. Hal tersebut dinilai penting seiring dengan bertambahnya LSP P1 di sejumlah SMK yang telah memperoleh lisensi dari BNSP RI, termasuk LSP P1 SMKN 3 Kota Bima. “Dengan adanya LSP-LSP P1 baru yang sudah mendapatkan lisensi BNSP RI, termasuk LSP P1 SMKN 3 Kota Bima, kami berharap SMK jejaring LSP P1 di NTB dapat dipetakan kembali. Pemetaan ini penting agar jejaring sekolah dapat disesuaikan dengan perkembangan dan kewenangan masing-masing LSP yang sudah berlisensi. Harapannya LSP P1 baru dapat berkembang seperti LSP yang sudah lebih dulu maju” jelas Yati. Menurutnya, pemetaan kembali jejaring akan memberikan kejelasan bagi SMK dalam menentukan lembaga sertifikasi yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang dimiliki. Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Dinas Dikpora NTB, SMK, dan LSP P1 dalam meningkatkan kualitas sertifikasi kompetensi peserta didik. Sebagai tindak lanjut, LSP P1 SMKN 3 Kota Bima dalam waktu dekat akan mengajukan data SMK yang dapat dijadikan jejaringnya kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB. Data tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses pemetaan dan penataan kembali SMK jejaring LSP P1 di wilayah NTB. Kegiatan kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi SMKN 3 Kota Bima untuk terus memperkuat tata kelola LSP P1. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai serta kelengkapan administrasi yang sesuai ketentuan, LSP P1 SMKN 3 Kota Bima diharapkan mampu memberikan layanan sertifikasi kompetensi yang kredibel, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Keberadaan LSP P1 di lingkungan SMKN 3 Kota Bima juga semakin memperkuat komitmen sekolah dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi melalui sertifikasi profesi yang diakui secara nasional.

Tak Berkategori

Outing Study SMP IT Insan Kamil Kota Bima di SMKN 3 Kota Bima: Jelajahi Jurusan, Wujudkan Masa Depan

Outing Study SMP IT Insan Kamil Kota Bima di SMKN 3 Kota Bima: Jelajahi Jurusan, Wujudkan Masa Depan Kota Bima, 5 September 2026 — Suasana penuh antusiasme mewarnai kegiatan Outing Study SMPIT Insan Kamil Kota Bima di SMK Negeri 3 Kota Bima, Sabtu (5/9/2026). Mengusung tema “Jelajah Jurusan, Wujudkan Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan vokasi sekaligus melihat secara langsung berbagai kompetensi keahlian yang tersedia di SMKN 3 Kota Bima. Kehadiran rombongan SMPIT Insan Kamil Kota Bima diterima langsung oleh Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, bersama jajaran manajemen sekolah dan dewan guru. Dalam penyambutan tersebut, pihak SMKN 3 Kota Bima turut memperkenalkan profil sekolah, program unggulan, kompetensi keahlian, fasilitas pembelajaran, serta berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan keterampilan dan karakter peserta didik. Usai sesi penyambutan, para siswa SMPIT Insan Kamil diajak berkeliling mengunjungi bengkel praktik masing-masing kompetensi keahlian di SMKN 3 Kota Bima. Mereka diperkenalkan secara langsung dengan lingkungan pembelajaran vokasi yang dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan sesuai bidang yang diminati. Sejumlah kompetensi keahlian yang dikunjungi meliputi Kriya Kreatif Batik dan Tekstil, Kriya Kreatif Kayu dan Rotan, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, Desain Produksi Busana, Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Grafika, Kuliner, Perhotelan, Usaha Layanan Wisata, serta Produksi Siaran dan Program Televisi. Tidak sekadar melihat fasilitas, para siswa SMPIT Insan Kamil juga mendapatkan kesempatan menyaksikan demonstrasi praktik yang dilakukan oleh siswa dan guru SMKN 3 Kota Bima pada masing-masing kompetensi keahlian. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai proses pembelajaran berbasis praktik yang menjadi karakter utama pendidikan di SMK. Yang lebih menarik, para peserta outing study tidak hanya menjadi penonton. Dengan bimbingan siswa-siswa SMKN 3 Kota Bima, mereka diberi kesempatan untuk mencoba langsung berbagai aktivitas praktik sesuai bidang yang dikunjungi. Mulai dari kegiatan kriya, kecantikan, busana, desain, grafika, pengolahan kuliner, pelayanan perhotelan dan wisata, hingga aktivitas produksi siaran televisi. Keterlibatan langsung tersebut membuat suasana kunjungan semakin hidup. Para siswa SMPIT Insan Kamil tampak antusias mengikuti arahan, mencoba peralatan dan bahan praktik, serta berinteraksi dengan siswa SMKN 3 Kota Bima yang bertindak sebagai pendamping sekaligus berbagi pengalaman tentang kegiatan belajar di sekolah vokasi. Kepala SMKN 3 Kota Bima Kepala SMKN 3 Kota Bima Jainuddin, S.Pd., MM menyampaikan apresiasinya atas kunjungan SMPIT Insan Kamil Kota Bima. Menurutnya, kegiatan outing study seperti ini penting karena memberikan kesempatan kepada siswa SMP untuk mengenal dunia SMK secara lebih nyata sebelum menentukan pilihan pendidikan pada jenjang berikutnya. “Kami menyambut baik kunjungan SMPIT Insan Kamil Kota Bima. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan informasi tentang SMK, tetapi juga melihat dan mencoba langsung proses pembelajaran di bengkel. Kami berharap pengalaman ini dapat membantu mereka mengenali minat, bakat, dan potensi masing-masing sebagai bekal dalam menentukan masa depan,” ujar Jainuddin. Ia juga menekankan bahwa pembelajaran di SMKN 3 Kota Bima tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga keterampilan, kreativitas, kemandirian, dan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Sementara itu, salah seorang siswa perwakilan SMPIT Insan Kamil Kota Bima mengaku senang dan mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan outing study. Menurutnya, kunjungan tersebut membuka wawasan tentang banyaknya pilihan bidang keterampilan yang dapat dipelajari di SMK. “Kegiatan ini sangat menyenangkan. Kami bisa melihat langsung berbagai jurusan dan fasilitas praktik. Yang paling menarik karena kami juga diberi kesempatan untuk mencoba praktik secara langsung dengan dibimbing oleh kakak-kakak siswa SMKN 3 Kota Bima. Dari kegiatan ini kami jadi lebih tahu bahwa di SMK banyak keterampilan yang bisa dipelajari dan dikembangkan,” ungkapnya. Kegiatan outing study tersebut menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan siswa SMP dengan dunia pendidikan vokasi secara langsung. Interaksi antara kedua sekolah juga memberikan pengalaman positif, khususnya dalam membangun keberanian, kreativitas, keterampilan, dan wawasan siswa tentang pilihan pendidikan dan karier di masa depan. Melalui kegiatan bertema “Jelajah Jurusan, Wujudkan Masa Depan”, SMKN 3 Kota Bima menunjukkan bahwa pendidikan vokasi bukan sekadar belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar melalui praktik, pengalaman, kreativitas, dan karya nyata. Kunjungan ini sekaligus memperkuat peran SMKN 3 Kota Bima sebagai satuan pendidikan vokasi yang membuka ruang kolaborasi dan edukasi bagi generasi muda Kota Bima untuk mengenal lebih dekat dunia keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Tak Berkategori

Tim SMKN 3 Kota Bima Ukir Prestasi, Raih Juara I Kejuaraan Petanque Antar Guru Se-Kota Bima

Tim SMKN 3 Kota Bima Ukir Prestasi, Raih Juara I Kejuaraan Petanque Antar Guru Se-Kota Bima Kota Bima – Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Bima. Tidak hanya siswanya yang aktif menorehkan prestasi di berbagai bidang, kali ini guru dan pegawai SMK Negeri 3 Kota Bima juga berhasil mengharumkan nama sekolah melalui ajang olahraga. Tim Petanque SMK Negeri 3 Kota Bima berhasil meraih Juara I Kejuaraan Petanque Antar Guru Se-Kota Bima Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih oleh Bapak Tasrif, S.Sos dan Bapak Asrul, yang tampil dengan penuh semangat, kekompakan, serta strategi yang baik dalam setiap pertandingan. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat berprestasi tidak hanya dimiliki oleh peserta didik, tetapi juga terus tumbuh di kalangan guru dan tenaga kependidikan. Melalui olahraga, para pendidik dan pegawai menunjukkan pentingnya menjaga sportivitas, kebugaran, kerja sama, serta semangat kompetitif yang positif. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd, MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Tasrif, S.Sos dan Asrul. “Atas nama keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Bima, saya menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Tasrif, S.Sos dan Bapak Asrul atas keberhasilan meraih Juara I pada Kejuaraan Petanque Antar Guru Se-Kota Bima. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar sekolah,” ujar Jainuddin. Menurut Jainuddin, prestasi tersebut menunjukkan bahwa guru dan pegawai SMK Negeri 3 Kota Bima memiliki semangat untuk terus berkembang dan memberikan contoh positif kepada para siswa. “Guru dan tenaga kependidikan bukan hanya berperan sebagai pendidik dan pelayan pendidikan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam semangat, disiplin, kerja keras, sportivitas, dan prestasi. Apa yang diraih hari ini semoga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan potensi di bidang masing-masing,” tambahnya. Lebih lanjut, Kepala Sekolah berharap prestasi tersebut dapat memperkuat semangat kebersamaan dan budaya positif di lingkungan sekolah. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi merupakan hasil dari proses latihan, ketekunan, kekompakan, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik. Prestasi Juara I Kejuaraan Petanque Antar Guru Se-Kota Bima Tahun 2026 ini semakin menegaskan komitmen keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Bima dalam membangun budaya prestasi secara menyeluruh. Semangat Sakola Karawi Matupa terus menjadi inspirasi dalam melahirkan warga sekolah yang Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Berprestasi. Selamat dan sukses kepada Bapak Tasrif, S.Sos dan Bapak Asrul. Teruslah berprestasi, junjung tinggi sportivitas, dan menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar SMKN 3 Kota Bima.

Tak Berkategori

Rafa, Siswa SMKN 3 Kota Bima Raih Juara 2 Tambora Jungle Run 2026

Rafa, Siswa SMKN 3 Kota Bima Raih Juara 2 Tambora Jungle Run 2026 Kota Bima – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMK Negeri 3 Kota Bima. Rafa, siswa Kelas XI Desain Grafis, berhasil meraih Juara 2 Lomba Lari 5 Kilometer pada ajang bergengsi Tambora Jungle Run 2026. Keberhasilan Rafa menjadi bukti bahwa siswa SMKN 3 Kota Bima tidak hanya mampu menunjukkan kompetensi dan kreativitas di bidang akademik maupun kejuruan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang olahraga. Dalam ajang Tambora Jungle Run 2026, Rafa tampil penuh semangat dan mampu menyelesaikan lintasan lari sejauh 5 kilometer dengan hasil yang membanggakan. Prestasi tersebut disambut gembira oleh keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Bima. Keberhasilan Rafa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki serta berani berkompetisi dalam berbagai bidang. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd, MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Rafa. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Rafa. Ini merupakan bukti bahwa dengan semangat, kerja keras, disiplin, dan ketekunan, siswa mampu meraih prestasi di berbagai bidang. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan membawa nama baik sekolah. Selamat untuk siswa dan pembina hebat SMK Negeri 3 Kota Bima atas prestasi yang diraih,” ujar Jainuddin. Menurutnya, sekolah akan terus memberikan ruang dan dukungan kepada peserta didik untuk mengembangkan minat, bakat, serta kompetensinya, baik dalam bidang akademik, keterampilan, seni, maupun olahraga. Prestasi Rafa semakin memperkuat semangat Sakola Karawi Matupa, yang terus mendorong lahirnya generasi siswa yang Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Berprestasi. Dengan torehan Juara 2 pada kategori lari 5 kilometer di Tambora Jungle Run 2026, Rafa telah membuktikan bahwa semangat pantang menyerah dan kerja keras dapat mengantarkan generasi muda menuju prestasi. Selamat dan sukses untuk Rafa! Terus berlari, raih mimpi, dan ukir prestasi untuk SMKN 3 Kota Bima.

Tak Berkategori

Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 3 Kota Bima Dirangkaikan Penggalangan Dana untuk Korban Gempa NTT

Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 3 Kota Bima Dirangkaikan Penggalangan Dana untuk Korban Gempa NTT KOTA BIMA — SMK Negeri 3 Kota Bima menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, Jumat (28/8/2026), di Aula SMKN 3 Kota Bima. Kegiatan keagamaan tersebut dirangkaikan dengan aksi sosial berupa penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Persembahan lagu-lagu religi oleh tim Marawis dari ROHIS SMK Negeri 3 Kota Bima menjadi pembuka kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dimulai pukul 07.30 WITA hingga selesai itu mengangkat tema “Menemukan Cahaya di Tengah Gelapnya Zaman” dengan menghadirkan Ustadz Muhammad Khairurrahman, Al Haafidz, S.Ag. sebagai penceramah. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru, pegawai, dan peserta didik SMKN 3 Kota Bima. Nuansa religius semakin terasa dengan imbauan kepada warga sekolah yang beragama Islam untuk mengenakan pakaian bernuansa putih. Guru dan pegawai perempuan mengenakan busana Muslim dengan kerudung merah, sedangkan guru dan pegawai laki-laki mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Dalam tausiyahnya, Ustadz Muhammad Khairurrahman mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di tengah perkembangan zaman. Nilai keimanan, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Tema “Menemukan Cahaya di Tengah Gelapnya Zaman” menjadi pengingat bagi peserta didik agar mampu menjadikan ajaran Islam dan akhlak Rasulullah SAW sebagai cahaya dalam menentukan sikap dan pilihan di tengah berbagai tantangan kehidupan. Selain sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan Maulid juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan melalui penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik. “Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami ingin mengajak seluruh keluarga besar SMKN 3 Kota Bima untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam hal kepedulian, kasih sayang, dan saling membantu. Penggalangan dana untuk korban gempa di NTT merupakan bentuk nyata kepedulian kemanusiaan dari keluarga besar sekolah,” ujar Jainuddin. Menurutnya, pendidikan karakter perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Kepedulian terhadap sesama, kata dia, merupakan nilai penting yang perlu terus ditanamkan kepada peserta didik agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, peduli, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, baik dalam meningkatkan keimanan dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW maupun dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di NTT,” tambahnya. Penggalangan dana tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya SMKN 3 Kota Bima membangun budaya sekolah yang religius dan peduli terhadap lingkungan sosial. Melalui momentum Maulid Nabi, peserta didik tidak hanya diajak untuk memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian dan aksi kemanusiaan. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar SMKN 3 Kota Bima untuk memperkuat iman, akhlak, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Tak Berkategori

Program TAPSI Gubernur NTB Diimplementasikan melalui Projek Budidaya Cabai di SMKN 3 Kota Bima

Program TAPSI Gubernur NTB Diimplementasikan melalui Projek Budidaya Cabai di SMKN 3 Kota Bima Kota Bima — Program Gerakan Tanam Cabai & Pengendalian Inflasi (TAPSI) yang diinisiasi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terus didorong untuk diimplementasikan di lingkungan satuan pendidikan. Di SMK Negeri 3 Kota Bima, gerakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan kokurikuler berupa Projek Budidaya Tanaman Cabai yang terintegrasi dengan pembelajaran intrakurikuler, khususnya mata pelajaran Projek IPAS. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi yang dipelajari siswa di ruang kelas dengan permasalahan dan kebutuhan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama terkait ketahanan pangan, pemanfaatan lahan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengendalian kebutuhan pangan. Melalui kegiatan menanam dan memelihara tanaman cabai, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman bercocok tanam, tetapi juga diajak memahami berbagai konsep dalam Projek IPAS, seperti pertumbuhan dan perkembangan tanaman, kebutuhan makhluk hidup, kondisi tanah, air, cahaya, unsur hara, perubahan cuaca, serta pemanfaatan sumber daya alam secara bijak. Guru pengampu Projek IPAS, Wieduri Yulianti, S.T., M.Pd, menjelaskan bahwa Projek Budidaya Tanaman Cabai dirancang sebagai kegiatan pembelajaran yang mengintegrasikan Projek IPAS dan Projek Kokurikuler melalui aktivitas nyata. “Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan pengetahuan yang mereka dapatkan di kelas dengan praktik secara langsung. Mereka melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan tanaman, mencatat perubahan yang terjadi, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pertumbuhan, sekaligus belajar mencari solusi terhadap permasalahan yang muncul selama proses budidaya,” jelas Wieduri. Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak berhenti pada proses penanaman. Siswa terlibat mulai dari persiapan media tanam, penanaman, pemeliharaan, pengamatan pertumbuhan, pengendalian hama dan penyakit secara ramah lingkungan, pemanenan, hingga melakukan refleksi terhadap manfaat kegiatan. “Melalui projek ini, siswa belajar bahwa budidaya cabai tidak hanya berkaitan dengan tanaman, tetapi juga memiliki hubungan dengan aspek lingkungan, ekonomi, pangan, dan kehidupan masyarakat. Inilah yang menjadi kekuatan pembelajaran berbasis projek,” tambahnya. Selain memperkuat pemahaman akademik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penguatan karakter siswa. Dalam prosesnya, siswa dilatih untuk bekerja sama, bertanggung jawab, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, memecahkan masalah, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Projek Budidaya Tanaman Cabai sebagai bagian dari implementasi TAPSI di lingkungan sekolah. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan semangat pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Program TAPSI menjadi momentum bagi sekolah untuk menanamkan kesadaran tentang ketahanan pangan sekaligus memperkuat karakter dan kompetensi siswa,” ujar Jainuddin. Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun budaya produktif dan mandiri di kalangan siswa. Tanaman cabai yang dibudidayakan di lingkungan sekolah dapat menjadi contoh sederhana bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan sekaligus menjadi sumber pembelajaran. “Harapan kami, siswa tidak hanya memahami bagaimana cara menanam cabai, tetapi juga memahami hubungan antara produksi pangan, kebutuhan masyarakat, lingkungan, dan ekonomi. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk generasi yang kreatif, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap ketahanan pangan,” lanjutnya. Implementasi TAPSI melalui kegiatan kokurikuler ini juga memperlihatkan bahwa pembelajaran di SMK Negeri 3 Kota Bima dapat dikembangkan melalui pendekatan yang kontekstual dan berbasis pengalaman. Siswa belajar dari proses, menghadapi persoalan nyata, melakukan pengamatan, bekerja dalam kelompok, hingga melihat hasil dari usaha yang mereka lakukan. Lebih jauh, kegiatan budidaya cabai diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa sekolah bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun keterampilan hidup dan karakter. Budidaya tanaman cabai dapat menjadi langkah kecil dalam mendukung ketahanan pangan, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar, serta menumbuhkan budaya produktif dan mandiri di lingkungan sekolah. Dengan demikian, Program TAPSI Gubernur NTB melalui Gerakan Tanam Cabe & Pengendalian Inflasi tidak hanya diimplementasikan sebagai gerakan menanam, tetapi dikembangkan menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna. Melalui integrasi kegiatan kokurikuler dengan pembelajaran Projek IPAS, siswa SMK Negeri 3 Kota Bima memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung sekaligus memperkuat keterampilan, pengetahuan, dan karakter yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Tak Berkategori

Pengurus OSIS SMKN 3 Kota Bima Aktif dalam Spiritual Camp 2026

Pengurus OSIS SMKN 3 Kota Bima Aktif dalam Spiritual Camp 2026 KOTA BIMA — Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 3 Kota Bima turut ambil bagian dalam Spiritual Camp 2026 yang diselenggarakan oleh KCD Dikpora Wilayah VI Bima dan Kota Bima. Kegiatan yang berlangsung di SMK Negeri 2 Kota Bima tersebut diikuti oleh para pengurus OSIS dari berbagai satuan pendidikan tingkat SMA, MA, SMK dan SLB se-Kota dan Kabupaten Bima. Kegiatan Spiritual Camp 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikpora Wilayah VI Bima dan Kota Bima, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini menjadi salah satu program KCD Dikpora Wilayah VI dalam rangka membangun karakter, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan generasi muda di lingkungan satuan pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi dan mengikuti aktivitas yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran spiritual, karakter positif, kepemimpinan, serta kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan gagasan. Perwakilan OSIS SMK Negeri 3 Kota Bima tampil membanggakan melalui keaktifan mereka selama kegiatan. Para siswa tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan dan menyampaikan argumentasi dalam sesi diskusi. Keaktifan tersebut menunjukkan keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat sekaligus kemampuan mereka dalam memahami materi dan merespons berbagai persoalan yang dibahas. Partisipasi aktif ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan kepemimpinan siswa melalui organisasi OSIS. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, memberikan apresiasi terhadap keterlibatan dan keberanian pengurus OSIS sekolahnya dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Kami sangat bangga melihat pengurus OSIS SMKN 3 Kota Bima mampu tampil aktif, berani bertanya dan menyampaikan argumentasi dalam forum. Ini menunjukkan bahwa anak-anak kita tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk berpikir kritis dan menyampaikan gagasan,” ujar Jainuddin. Menurutnya, kegiatan seperti Spiritual Camp memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan siswa. “Kami berharap pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat dibawa kembali ke sekolah dan menjadi energi positif bagi teman-temannya. Pengurus OSIS harus mampu menjadi teladan dalam sikap, kedisiplinan, kepemimpinan dan nilai-nilai spiritual,” tambahnya. Jainuddin juga menyampaikan apresiasi kepada KCD Dikpora Wilayah VI yang telah memprogramkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan peserta didik. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan ruang kepada siswa untuk belajar di luar kelas, berinteraksi dengan pelajar dari sekolah lain, sekaligus mengembangkan karakter dan kepemimpinan. Kami tentu sangat mendukung program-program pembinaan generasi muda seperti ini,” katanya. Spiritual Camp 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan terhadap pembentukan karakter para pengurus OSIS. Para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Keikutsertaan pengurus OSIS SMK Negeri 3 Kota Bima sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam membangun generasi yang Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul dan Berprestasi, sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam semangat “Sakola Karawi Matupa.”

Tak Berkategori

Guru dan Pegawai SMKN 3 Kota Bima Tunjukkan Kekompakan dalam Jalan Santai HUT ke-81 RI

Guru dan Pegawai SMKN 3 Kota Bima Tunjukkan Kekompakan dalam Jalan Santai HUT ke-81 RI KOTA BIMA — Guru dan tenaga kependidikan SMK Negeri 3 Kota Bima turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Santai yang diselenggarakan oleh KCD PANDA Wilayah VI Bima dan Kota Bima dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan tersebut diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima. Jalan santai menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antarpendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pendidikan wilayah VI Bima dan Kota Bima. Jalan santai dimulai dari kawasan Patung Kuda PANDA dan mengambil rute menuju lokasi akhir di depan Kantor KCD Wilayah VI Bima dan Kota Bima. Sejak titik awal, peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dengan mengenakan berbagai atribut dan seragam yang mencerminkan identitas masing-masing satuan pendidikan. Salah satu yang mendapat perhatian adalah tim jalan santai SMK Negeri 3 Kota Bima. Guru dan pegawai SMKN 3 Kota Bima tampil kompak dengan barisan yang rapi dan seragam yang selaras. Kekompakan tersebut mendapat apresiasi dari peserta maupun pihak penyelenggara karena mampu menampilkan semangat kebersamaan dan identitas sekolah dengan baik. Kehadiran guru dan pegawai SMKN 3 Kota Bima juga menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk terus membangun budaya kebersamaan, kesehatan, kedisiplinan dan semangat nasionalisme di kalangan warga sekolah. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kekompakan guru serta pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh guru dan pegawai SMKN 3 Kota Bima. Kehadiran kita dalam kegiatan ini bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa keluarga besar SMKN 3 Kota Bima selalu siap berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang membangun kebersamaan,” ujar Jainuddin. Menurutnya, penampilan yang kompak dan rapi merupakan cerminan dari semangat kebersamaan yang selama ini terus dibangun di lingkungan SMKN 3 Kota Bima. “Saya bangga melihat barisan guru dan pegawai yang begitu kompak, tertib dan rapi. Semoga semangat seperti ini terus kita pertahankan, tidak hanya dalam kegiatan jalan santai, tetapi juga dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,” tambahnya. Selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai sekolah di Kabupaten Bima dan Kota Bima. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan hingga garis akhir di depan Kantor KCD Wilayah VI Bima dan Kota Bima. Partisipasi guru dan pegawai SMKN 3 Kota Bima dalam kegiatan tersebut semakin menegaskan semangat “Sakola Karawi Matupa” untuk terus membangun warga sekolah yang kompak, adaptif, mandiri, terampil, unggul dan berprestasi, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dalam momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Scroll to Top