Lima Guru Produktif SMKN 3 Kota Bima Ikuti Diklat Upskilling Kompetensi SMK Core Pariwisata NTB 2026

Lima Guru Produktif SMKN 3 Kota Bima Ikuti Diklat Upskilling Kompetensi SMK Core Pariwisata NTB 2026

KOTA BIMA — SMK Negeri 3 Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, khususnya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri pariwisata.

Sebanyak lima Guru Produktif SMKN 3 Kota Bima mengikuti Diklat Upskilling Kompetensi Guru Produktif SMK Core Pariwisata NTB Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bidang Guru, Tenaga Kependidikan dan Tenaga Keahlian.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 4–6 Agustus 2026, bertempat di Hotel Puri Sharon Hotel Lombok. Kelima guru produktif yang mewakili SMKN 3 Kota Bima dalam kegiatan tersebut yakni Fitriana, ST, Nurjanah, S.Pd, Djumiati, S.Pd, Neni Murniawati, S.Pd, dan Khusnul, S.Tr. Par.

Keikutsertaan para guru dalam diklat ini menjadi bagian penting dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya pendidik, terutama pada kompetensi yang berkaitan dengan bidang pariwisata. Melalui kegiatan upskilling, guru diharapkan dapat memperbarui pengetahuan, keterampilan, serta wawasan sesuai perkembangan teknologi, standar kompetensi, dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, sekaligus memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang nantinya dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keikutsertaan lima guru produktif tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan peningkatan kompetensi guru seperti ini. Guru produktif harus terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti perkembangan dunia industri agar pembelajaran yang diberikan kepada siswa benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Jainuddin.

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK. Terlebih SMKN 3 Kota Bima memiliki sejumlah kompetensi keahlian yang berkaitan erat dengan sektor pariwisata dan industri kreatif.

“Harapan kami, setelah mengikuti diklat ini, para guru dapat membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan dalam pembelajaran serta ditularkan kepada rekan-rekan guru lainnya. Dengan demikian, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa,” tambahnya.

Keikutsertaan lima guru produktif SMKN 3 Kota Bima dalam Diklat Upskilling Kompetensi Guru Produktif SMK Core Pariwisata NTB Tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya pada sektor pariwisata yang terus berkembang di Nusa Tenggara Barat.

Bagi SMKN 3 Kota Bima, peningkatan kapasitas guru bukan sekadar kegiatan pengembangan profesional, tetapi merupakan investasi penting untuk menghadirkan pembelajaran vokasi yang semakin link and match dengan kebutuhan industri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top