SMKN 3 Kota Bima Perkuat Kualitas Produk Jasa Melalui Workshop TEFA Reguler 2025

Kota Bima, – Dalam upaya mewujudkan visi SMK yang adaptif, unggul, dan berdaya saing global, SMKN 3 Kota Bima sukses menggelar Workshop Perencanaan dan Pengembangan Produk/Jasa Program Bantuan Pemerintah Teaching Factory (TEFA) Reguler 2025. Kegiatan yang krusial ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang SMKN 3 Kota Bima.

Workshop ini merupakan bagian integral dari implementasi Program Bantuan Pemerintah TEFA Reguler 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis produksi dan jasa di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan.

Workshop ini dihadiri oleh para Guru Bidang Keahlian Pariwisata serta Kepala Program Keahlian dari setiap program keahlian di SMKN 3 Kota Bima. Mereka didorong untuk merumuskan rencana bisnis yang matang dan berkelanjutan dalam rangka pengembangan Teaching Factory sekolah.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Sambutan dan Pengarahan dari Kepala SMKN 3 Kota Bima. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan pentingnya sinergi antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan riil industri untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan berwirausaha.

Dua materi utama yang disajikan dalam workshop ini berfokus pada tahapan awal yang fundamental dalam pengembangan produk jasa:

  1. Materi “Analisis Sumber Daya”
    • Narasumber: Ibu FITRI ADELIA, SE (Owner Caru Poda Roti)
    • Ibu Fitri Adelia berbagi wawasan praktis mengenai cara mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki sekolah—baik sumber daya manusia, peralatan, maupun bahan baku—untuk mendukung unit produksi TEFA yang efisien dan berkualitas.
  2. Materi “Identifikasi Produk”
    • Narasumber: Bapak Sang Fajar (Owner AW Bakery)
    • Bapak Sang Fajar, dengan pengalamannya di dunia wirausaha, memaparkan strategi untuk mengidentifikasi produk atau jasa yang memiliki daya jual tinggi, relevan dengan potensi daerah, dan sesuai dengan kompetensi keahlian yang ada di SMKN 3 Kota Bima.

Kehadiran dua narasumber yang merupakan praktisi bisnis lokal yang sukses memberikan nilai tambah yang signifikan, memastikan materi yang disampaikan tidak hanya teoritis tetapi juga aplikatif dan berorientasi pasar.

Workshop ini diharapkan menjadi pijakan awal yang kuat bagi tim pengembang TEFA SMKN 3 Kota Bima untuk menyusun proposal rencana bisnis yang detail dan layak, sehingga pemanfaatan dana bantuan dapat maksimal dan unit produksi sekolah dapat beroperasi secara berkelanjutan, menghasilkan produk unggulan, sekaligus menjadi sarana praktik industri bagi peserta didik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top