Semarak Hari Batik Nasional 2026, SMKN 3 Kota Bima Pamerkan Kreativitas Siswa melalui Batik Mantika dan Expo Produk
KOTA BIMA – Suasana Taman Amahami Kota Bima, Minggu (4/10/2026) pagi, berubah semarak dengan gelaran Perayaan Hari Batik Nasional 2026 dan Expo Produk SMK Negeri 3 Kota Bima. Mengusung tema “Generasi Kreatif Cinta Budaya: Melestarikan Batik Khas Bima, Batik Mantika Menginspirasi Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi panggung bagi siswa untuk menampilkan kreativitas, keterampilan, dan karya unggulan dari berbagai kompetensi keahlian.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 Wita itu dihadiri Wali Kota Bima yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima H. Sukarno, SH, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Kepala KCD Wilayah VI Dikbud NTB Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., kepala-kepala SMK se-Kota Bima, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 3 Kota Bima beserta jajaran, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kemeriahan kegiatan semakin terasa ketika dibuka dengan Tari Wura Bongi Monca yang mempesona dari siswa SMK Negeri 3 Kota Bima untuk menyambut tamu yang hadir. Seluruh guru dan pegawai, siswa, orang tua/wali siswa, pembina dan siswa SMP/MTs se-Kota Bima, hingga masyarakat yang berada di kawasan Taman Amahami turut memadati lokasi kegiatan.
Berbagai rangkaian kegiatan disuguhkan dalam event tersebut, di antaranya Fashion Show Batik Mantika, Pameran Batik Mantika, Expo Produk berbagai jurusan, Rias Show, Workshop Membatik dan Ecoprint, serta berbagai atraksi kreativitas siswa lainnya.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut adalah penampilan tarian kolosal Batik yang dikemas dalam bentuk drama teatrikal yang kemudian diikuti peragaan busana Batik dan rias fantasi kolaborasi siswa jurusan Kriya Kreatif Batik dan Tekstil dan Tata Kecantikan Kulit dan rambut. Perhatian pengunjung sangat kuat pada berbagai motif Batik Mantika, produk batik khas yang dikembangkan oleh siswa SMKN 3 Kota Bima. Berbagai motif dan desain batik ditampilkan secara kreatif melalui pameran maupun fashion show.
Karya tersebut tidak hanya memperlihatkan kemampuan siswa dalam menghasilkan produk bernilai seni, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Bima kepada masyarakat luas.
Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima H. Sukarno, SH, yang mewakili Wali Kota Bima, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gagasan dan kreativitas SMKN 3 Kota Bima dalam menyelenggarakan perayaan Hari Batik Nasional yang dikemas secara berbeda.
Menurutnya, kegiatan tersebut semakin menarik karena tidak hanya memperingati Hari Batik Nasional, tetapi juga menggabungkannya dengan Expo berbagai produk hasil karya siswa dari setiap jurusan.
Ia secara khusus memberikan apresiasi terhadap Batik Mantika yang dinilainya sangat luar biasa.
“Ini merupakan ide dan gagasan yang sangat baik. Perayaan Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dikemas dengan expo berbagai produk karya siswa. Terutama Batik Mantika yang saya lihat sangat luar biasa,” ujar H. Sukarno.
Ia berharap kegiatan semacam itu dapat terus dikembangkan sehingga menjadi ruang promosi sekaligus pembelajaran bagi siswa dalam menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing.
Apresiasi juga disampaikan Kepala KCD Wilayah VI Dikbud NTB Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd. Ia mengaku bangga melihat berbagai karya yang dihasilkan dan dipamerkan oleh siswa SMKN 3 Kota Bima.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mampu melahirkan karya nyata yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat.
“Berbagai karya yang ditampilkan hari ini menunjukkan kreativitas dan kompetensi siswa SMKN 3 Kota Bima. Ini merupakan sesuatu yang patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi sekolah lainnya,” ungkapnya.
Fahmi berharap SMKN 3 Kota Bima dapat terus meningkatkan inovasi dan produktivitas siswa, sementara sekolah-sekolah lain di bawah binaan KCD Wilayah VI dapat mengikuti jejak SMKN 3 Kota Bima dalam mengembangkan potensi dan karya peserta didik.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut terlihat sejak pagi. Kawasan Taman Amahami dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan secara langsung berbagai pertunjukan dan karya siswa.
Fashion show Batik Mantika menjadi salah satu acara yang paling menarik perhatian. Para siswa tampil percaya diri mengenakan berbagai kreasi busana berbahan Batik Mantika.
Selain fashion show, pengunjung juga dapat melihat secara langsung proses dan hasil workshop membatik dan ecoprint, menikmati pameran produk dari berbagai kompetensi keahlian, serta menyaksikan kreativitas siswa melalui Rias Show.
Kehadiran siswa SMP dan MTs se-Kota Bima bersama pembina masing-masing juga memberikan warna tersendiri. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi mendapatkan pengalaman langsung mengenai berbagai potensi pendidikan vokasi dan produk kreatif yang dikembangkan di SMKN 3 Kota Bima.
Kepala SMKN 3 Kota Bima Jainuddin, S.Pd., MM menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan, karakter, dan jiwa kewirausahaan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa SMK bukan hanya tempat belajar teori dan keterampilan, tetapi juga tempat lahirnya karya. Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, memproduksi, memasarkan, dan memiliki keberanian untuk tampil di tengah masyarakat,” kata Jainuddin.
Ia menjelaskan, Batik Mantika menjadi salah satu karya yang terus dikembangkan sebagai bentuk kecintaan siswa terhadap budaya lokal sekaligus upaya membangun produk unggulan sekolah.
“Batik Mantika adalah bagian dari identitas dan kebanggaan kami. Kami ingin siswa tidak hanya mengenal budaya Bima, tetapi mampu mengolahnya menjadi karya kreatif yang memiliki nilai seni dan nilai ekonomi serta dapat dikenal lebih luas,” ujarnya.
Jainuddin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya pemerintah daerah, KCD Wilayah VI Dikbud NTB, kepala-kepala SMK, orang tua/wali siswa, masyarakat, serta para sponsor.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak.
Perayaan Hari Batik Nasional 2026 dan Expo Produk SMKN 3 Kota Bima mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dukungan tersebut antara lain berasal dari Universitas Mbojo Bima, SPPG Kharisma, Bima Store, Smart Fren, Duta Cell, Good Day, Holly Mart, Pegadaian, Illo Cake, dan Perum Perumnas.
Dukungan para sponsor menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, SMKN 3 Kota Bima tidak hanya berhasil memeriahkan Hari Batik Nasional, tetapi juga memperlihatkan wajah pendidikan vokasi yang kreatif, produktif, berbudaya, dan berorientasi pada dunia kerja serta kewirausahaan.
Perayaan Hari Batik Nasional 2026 dan Expo Produk SMKN 3 Kota Bima akhirnya menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kreativitas generasi muda, kecintaan terhadap budaya lokal, dan pendidikan vokasi dapat berjalan beriringan untuk melahirkan karya yang mampu menginspirasi Indonesia.