LSP News

khusus berita LSP P1

LSP News

LSP-P1 SMKN 3 Kota Bima Jalani Witness BNSP RI, Pastikan Uji Kompetensi Sesuai Standar Nasional

LSP-P1 SMKN 3 Kota Bima Jalani Witness BNSP RI, Pastikan Uji Kompetensi Sesuai Standar Nasional Kota Bima – Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1) SMK Negeri 3 Kota Bima melaksanakan kegiatan witness atau penyaksian pelaksanaan Uji Kompetensi oleh Tim Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia selama dua hari, tanggal 8–9 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan oleh tim BNSP RI yang terdiri dari Bapak Beny Hardiansyah dan Ibu Kurniawati. Kegiatan witness ini bertujuan memastikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi pada 17 skema okupasi yang dimiliki oleh LSP-P1 SMK Negeri 3 Kota Bima berjalan sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh BNSP RI. Seluruh skema tersebut sebelumnya telah memperoleh Surat Keputusan Lisensi resmi dari BNSP sebagai bentuk pengakuan atas kelayakan penyelenggaraan sertifikasi kompetensi di sekolah. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di ruang sidang sekolah yang dihadiri manajemen sekolah, pengurus LSP-P1, asesor kompetensi, serta tim witness dari BNSP RI. Setelah kegiatan pembukaan, tim melanjutkan agenda dengan pemeriksaan berbagai dokumen pendukung pelaksanaan uji kompetensi, mulai dari perangkat asesmen, administrasi peserta, hingga kelengkapan dokumen Tempat Uji Kompetensi (TUK). Tidak hanya melakukan verifikasi administrasi, tim BNSP RI juga melakukan penyaksian langsung terhadap proses uji kompetensi di masing-masing Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah diverifikasi oleh asesor sesuai persyaratan kelayakan uji dari BNSP RI, yakni TUK Kuliner, Busana, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, Perhotelan, dan Usaha Layanan Wisata. Penyaksian tersebut dilakukan untuk memastikan proses asesmen berlangsung objektif, profesional, serta memenuhi standar mutu sertifikasi nasional. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM., dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberadaan LSP-P1 dan TUK yang terstandar merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional. “Pelaksanaan witness ini menjadi momentum penting bagi SMKN 3 Kota Bima untuk terus menjaga kualitas pelaksanaan uji kompetensi peserta didik. Kami ingin memastikan bahwa lulusan SMKN 3 Kota Bima benar-benar memiliki kompetensi sesuai standar industri dan dunia kerja sehingga dengan sertifikat yang dimiliki mudah memperoleh pekerjaan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa slogan sekolah “Sakola Karawi Matupa” bukan sekadar jargon, melainkan semangat bersama seluruh warga sekolah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan terpercaya di tengah masyarakat. “Slogan ‘Sakola Karawi Matupa’ adalah komitmen kami bersama. Kami ingin membuktikan bahwa sekolah mampu memberikan layanan pendidikan terbaik, profesional, dan berkualitas sehingga masyarakat semakin percaya menitipkan putra-putrinya di SMKN 3 Kota Bima,” tambahnya. Dengan terlaksananya kegiatan witness dari BNSP RI tersebut, SMKN 3 Kota Bima berharap kualitas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi di lingkungan sekolah semakin meningkat serta mampu memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja maupun dunia industri.

LSP News

SMKN 3 Kota Bima Selangkah Lebih Maju: Visitasi BNSP RI untuk Lisensi LSP-P1 Berjalan Sukses

SMKN 3 Kota Bima Selangkah Lebih Maju: Visitasi BNSP RI untuk Lisensi LSP-P1 Berjalan Sukses Kota Bima, NTB – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan kejuruan. Pada hari Sabtu, 29 November 2025, SMKN 3 Kota Bima menerima kunjungan Visitasi dari Tim Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI) dalam rangka proses pengajuan Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1). Kegiatan penting ini dilaksanakan di Ruang Sidang sebagai tempat acara pembukaan dan Sekretariat/Kantor LSP P1 SMKN 3 Kota Bima tempat verifikasi dokumen. Fokus Utama: Pemeriksaan Dokumen dan Skema Okupasi Tujuan utama dari Visitasi ini adalah untuk memeriksa kelengkapan dokumen pengajuan Lisensi LSP-P1 SMKN 3 Kota Bima sesuai dengan standar BNSP. Tim Visitasi, yang dipimpin oleh Master Asesor Ibu Hasnawati selaku Ketua Tim dan didampingi oleh Ibu Ria Almira sebagai Anggota Tim, secara teliti meninjau seluruh persyaratan. 17 Skema Okupasi Diajukan Dalam pengajuan lisensi kali ini, LSP-P1 SMKN 3 Kota Bima mengajukan total 17 Skema Okupasi yang tersebar di lima kompetensi keahlian unggulan, yaitu: TIM LSP-P1 SMKN 3 Kota Bima sendiri dinakhodai oleh Ibu Yati, S.T.Par., berserta Tim Hebatnya telah menyiapkan semua kebutuhan dokumen dan teknis untuk visitasi ini. Sambutan dan Dukungan Penuh Acara pembukaan Visitasi ini diawali dengan sambutan dari Kepala SMKN 3 Kota Bima, Bapak Jainuddin, S.Pd., M.M., yang menyampaikan pentingnya LSP-P1 sebagai wadah untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bapak Yayan Heryana, ST, MM., sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, turut memberikan sambutan dan apresiasi, menegaskan bahwa pendirian LSP-P1 ini merupakan bagian krusial dari upaya peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di NTB. Kegiatan Visitasi ini merupakan bagian penting dalam Proses Pengajuan Pendirian LSP-P1 SMKN 3 Kota Bima, yang diharapkan dapat segera berbuah lisensi resmi dari BNSP RI, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.

LSP News

19 Siswa Perhotelan SMK Negeri 3 Kota Bima Mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) LSP-P1

Kota Bima – 15 November 2025 Sebanyak 19 siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Perhotelan SMK Negeri 3 Kota Bima mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang dilaksanakan pada tanggal 13–15 November 2025. Pelaksanaan UKK tahun ini didanai melalui bantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025. Ujian dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) SMK Negeri 1 Lingsar sebagai mitra pelaksana. Dua skema okupasi yang diujikan yaitu Guest Service Agent (GSA) dan Room Attendant, sesuai standar kompetensi kerja Perhotelan. Pelaksanaan UKK dilakukan di Bengkel Perhotelan/Hotel Karawi SMK Negeri 3 Kota Bima. Para penguji merupakan asesor eksternal dari LSP-P1 SMK Negeri 1 Lingsar yang telah memiliki lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Jainuddin, S. Pd, MM selaku Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima menyampaikan bahwa UKK merupakan bagian dari penilaian akhir bagi siswa kejuruan, sekaligus memastikan kesiapan peserta didik dalam memasuki dunia kerja. “Melalui UKK ini, sekolah ingin memastikan bahwa kompetensi siswa telah sesuai dengan standar dunia industri,” ujarnya. Sebanyak 19 peserta uji dari Kelas XII Perhotelan dinyatakan direkomendasikan kompeten oleh asesor, setelah mengikuti serangkaian tahapan uji praktik dan penilaian lainnya. Pihak SMK Negeri 3 Kota Bima sangat mengapresiasi dukungan Dinas Dikbud NTB serta kolaborasi dengan LSP-P1 SMK Negeri 1 Lingsar dalam memastikan kelancaran kegiatan. Dengan hasil ini, lulusan Kompetensi Keahlian Perhotelan SMK Negeri 3 Kota Bima diharapkan mampu bersaing di dunia kerja, khususnya pada industri perhotelan dan pariwisata baik di dalam maupun luar daerah.

LSP News

Pelaksanaan Asesmen Uji Coba MUK Skema Okupasi Bidang Perhotelan di SMK Negeri 3 Kota Bima

Kota Bima, 28 Oktober 2025 — SMK Negeri 3 Kota Bima sukses melaksanakan Asesmen Uji Coba Materi Uji Kompetensi (MUK) pada Skema Okupasi Bellboy, Room Attendant, Public Area Cleaner, dan Guest Service Agent. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 27–28 Oktober 2025, bertempat di Laboratorium Perhotelan SMK Negeri 3 Kota Bima. Kegiatan uji coba ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memastikan kesiapan perangkat asesmen dan kelayakan instrumen MUK (Materi Uji Kompetensi) yang akan digunakan dalam sertifikasi kompetensi bagi peserta didik pada program keahlian Perhotelan. Pelaksanaan asesmen ini melibatkan asesor kompetensi yang telah tersertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak 1 SMK Negeri 3 Kota Bima, serta diikuti oleh peserta didik kelas XII Program Keahlian Perhotelan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menguji validitas, reliabilitas, dan keterterapan MUK di lingkungan pendidikan vokasi, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi peserta didik dalam menghadapi uji kompetensi sesuai standar industri perhotelan. Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, menyampaikan bahwa kegiatan uji coba MUK ini merupakan langkah penting dalam memastikan sinkronisasi antara kurikulum sekolah dengan standar kompetensi dunia kerja. “Melalui uji coba MUK ini, kami ingin memastikan bahwa setiap instrumen penilaian benar-benar mencerminkan kebutuhan kompetensi di industri perhotelan, sehingga lulusan kami siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar beliau. Adapun empat skema okupasi yang diuji meliputi: Bellboy (Porter Service) – menguji kemampuan pelayanan tamu dan penanganan barang bawaan. Room Attendant – menguji keterampilan kebersihan, kerapian, dan pelayanan kamar tamu. Public Area Cleaner – berfokus pada kebersihan dan pemeliharaan area publik hotel. Guest Service Agent (Front Office) – menilai kemampuan komunikasi, pelayanan tamu, serta pengelolaan reservasi dan administrasi front office. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta. Asesor memberikan evaluasi dan umpan balik konstruktif terhadap pelaksanaan uji kompetensi, sebagai bahan perbaikan MUK sebelum diterapkan secara resmi dalam sertifikasi berikutnya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan SMK Negeri 3 Kota Bima semakin siap menjadi pusat unggulan (Center of Excellence) di bidang perhotelan, serta mampu mencetak tenaga kerja muda yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.

Scroll to Top