Tak Berkategori

Tak Berkategori

EVALUASI PKL, PERSIAPAN TKA 2026, DAN DOA BERSAMA: WUJUD KOMITMEN ULW MENGANTARKAN SISWA MENUJU KELULUSAN DAN DUNIA KERJA.

EVALUASI PKL, PERSIAPAN TKA 2026, DAN DOA BERSAMA: WUJUD KOMITMEN ULW MENGANTARKAN SISWA MENUJU KELULUSAN DAN DUNIA KERJA. KOTA BIMA – Program Keahlian Usaha Layanan Wisata (ULW) SMK Negeri 3 Kota Bima menggelar kegiatan Evaluasi dan Refleksi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa kelas XII, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Praktik Siswa (RPS) ULW tersebut dirangkaikan dengan doa bersama untuk memohon kelancaran pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Waka Humas Adi Hidayat Argubi, SST. Par, M.Si., Kepala Program Keahlian ULW Yati, SST.Par., guru pembimbing PKL, wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling (BK), tim ULW, serta seluruh siswa kelas XII ULW yang saat ini telah dan sedang menyelesaikan rangkaian kegiatan PKL di berbagai Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan PKL, mengevaluasi pengalaman belajar siswa di dunia kerja, sekaligus memastikan kesiapan peserta didik menghadapi tahapan evaluasi akademik dan kompetensi keahlian. Dalam agenda kegiatan, siswa mendapatkan pengarahan umum terkait persiapan menghadapi Ujian TKA 2026, dilanjutkan dengan pembagian kartu ujian dan doa bersama. Selain itu, dilakukan pula verifikasi kelengkapan berkas administrasi untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) serta proses pembuatan akun Single Sign-On (SSO) SIAP Kerja. Kepala Program Keahlian Usaha Layanan Wisata, Yati, SST.Par., dalam arahannya menekankan pentingnya menjadikan pengalaman PKL sebagai bekal dalam membangun kompetensi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap profesional sebelum memasuki dunia kerja.Ia berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan penuh kesungguhan, menjaga kesehatan, mempersiapkan diri secara maksimal, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan untuk menghadapi tahapan ujian berikutnya. Menurutnya, keberhasilan siswa kelas XII tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari keterampilan, etika kerja, pengalaman industri, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun kewirausahaan.Melalui kegiatan ini, Program Keahlian ULW juga mengingatkan siswa untuk melengkapi dokumen administrasi, antara lain fotokopi ijazah, Kartu Keluarga, akta kelahiran, rapor semester 1 sampai dengan semester 4, kartu pelajar, serta memastikan memiliki alamat email aktif beserta kata sandinya.Kegiatan ditutup dengan doa dan makan bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar seluruh siswa kelas XII ULW diberikan kemudahan, kesehatan, ketenangan, dan hasil terbaik dalam mengikuti TKA Tahun 2026. Melalui evaluasi dan refleksi ini, SMK Negeri 3 Kota Bima terus berkomitmen memastikan peserta didik tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya, tetapi juga siap melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Tak Berkategori

DUA GURU SMKN 3 KOTA BIMA JADI GURU DUTA MENYALA NTB, HADIRI JAM SOSIAL MENGAJAR FIF GROUP DI SMA NEGERI 2 KOTA BIMA

JAM SOSIAL MENGAJAR FIF DUA GURU SMKN 3 KOTA BIMA JADI GURU DUTA MENYALA NTB, HADIRI JAM SOSIAL MENGAJAR FIF GROUP DI SMA NEGERI 2 KOTA BIMA KOTA BIMA – Komitmen meningkatkan budaya literasi di lingkungan pendidikan terus ditunjukkan oleh guru-guru SMK Negeri 3 Kota Bima. Kali ini, dua guru SMKN 3 Kota Bima, Nurhayati, S.Pd. dan Safiha, S.Pd.I., yang dipercaya sebagai Guru Duta Menyala NTB, menghadiri kegiatan Jam Sosial Mengajar yang diselenggarakan di SMA Negeri 2 Kota Bima. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dan berbagi inspirasi bagi para pendidik untuk memperkuat gerakan literasi, khususnya literasi keuangan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak membangun kesadaran finansial sebagai salah satu kecakapan penting dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Kegiatan Jam Sosial Mengajar yang menjadi program unggulan FIFGROUP Indonesia ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran literasi keuangan bagi generasi muda.Literasi keuangan menjadi aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini. Generasi masa kini tidak cukup hanya memiliki kecakapan teknologi dan prestasi akademik, tetapi juga harus dibekali kemampuan mengelola keuangan secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab. Kehadiran Nurhayati dan Safiha sebagai Guru Duta Menyala NTB sekaligus menjadi bentuk partisipasi aktif SMKN 3 Kota Bima dalam mendukung gerakan literasi yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun kecakapan hidup (life skills) yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada kedua guru tersebut atas partisipasi dan kepercayaan yang diberikan sebagai Guru Duta Menyala NTB. Menurut Jainuddin, keterlibatan guru dalam kegiatan literasi seperti ini merupakan langkah positif untuk memperluas wawasan, membangun jejaring kolaborasi, serta menghadirkan praktik-praktik pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermanfaat bagi peserta didik.Ia berharap pengalaman dan inspirasi yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat ditularkan kepada warga sekolah, sehingga gerakan literasi di SMKN 3 Kota Bima semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. “Guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga harus terus belajar, berkolaborasi, dan menjadi inspirasi bagi peserta didik. Kami berharap keikutsertaan kedua guru ini dapat memperkuat budaya literasi, khususnya literasi keuangan, di lingkungan SMKN 3 Kota Bima,” ungkap Jainuddin. Melalui kegiatan ini, SMKN 3 Kota Bima berharap semakin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas digital dan unggul secara akademik, tetapi juga cerdas finansial, mandiri, kreatif, serta mampu mengambil keputusan secara bijaksana.Karena masa depan yang kuat dimulai dari literasi yang tepat dan aksi nyata hari ini.

Tak Berkategori

SMKN 3 KOTA BIMA SUKSES LAKSANAKAN TKA 2026, SISWA PKL DI LUAR DAERAH TETAP IKUTI UJIAN

SMKN 3 KOTA BIMA SUKSES LAKSANAKAN TKA 2026, SISWA PKL DI LUAR DAERAH TETAP IKUTI UJIAN KOTA BIMA – SMK Negeri 3 Kota Bima sukses melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 Gelombang I yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, meskipun sempat menghadapi sejumlah kendala teknis pada server pusat yang juga terjadi secara nasional. Pelaksanaan TKA Ulang pada Jumat (30/10/2026) juga berlangsung dengan baik dan lancar. Para peserta didik mengikuti ujian dengan penuh antusiasme, disiplin, dan tanggung jawab. Hal menarik dalam pelaksanaan TKA tahun ini adalah peserta didik SMKN 3 Kota Bima tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di berbagai Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), baik di dalam maupun di luar daerah. Kondisi tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk tetap mengikuti TKA sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah menunjukkan komitmen dan kedisiplinan dalam mengikuti TKA, meskipun sedang melaksanakan PKL di tempat yang berbeda. Menurutnya, pelaksanaan TKA merupakan bagian penting dalam memperoleh gambaran capaian akademik peserta didik sekaligus menjadi salah satu instrumen evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. “Kami sangat mengapresiasi semangat dan tanggung jawab seluruh peserta didik. Walaupun sedang menjalani PKL di berbagai tempat, mereka tetap berusaha mengikuti TKA sesuai jadwal. Ini menunjukkan bahwa peserta didik SMKN 3 Kota Bima mampu menjaga komitmen terhadap pendidikan sekaligus menjalankan tanggung jawab dalam dunia kerja,” ungkap Jainuddin. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, proktor, teknisi, pengawas, guru, serta pihak DUDIKA yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi sehingga pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan baik. Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Khatimah, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun 2026 membutuhkan koordinasi dan pengaturan teknis yang matang, terutama karena sejumlah peserta didik sedang menjalani PKL di luar daerah. Pada Gelombang I, peserta didik SMKN 3 Kota Bima mengikuti kegiatan TKA 2026 disekolah. Sedangkan yang melaksanakan PKL di luar daerah juga telah mengikuti TKA dengan lancar di beberapa sekolah mitra, yakni SMKN 1 Denpasar, Bali; SMKN 1 Batu Layar, Lombok Barat; dan SMKs Stella Maris Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. “Pelaksanaan TKA bagi peserta didik yang sedang PKL di dalam Kota dan di luar daerah merupakan bentuk komitmen sekolah untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh kesempatan mengikuti asesmen sesuai ketentuan. Koordinasi dengan sekolah mitra dan pihak DUDIKA menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan ini,” jelas Khatimah. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA Gelombang II bagi siswa SMK Negeri 3 Kota Bima di sekolah dijadwalkan pada 2–5 November 2026. Kegiatan tersebut juga akan diikuti oleh peserta didik yang sedang menjalani PKL di luar daerah di sekolah yang sudah bermitra dengan SMK Negeri 3 Kota Bima, yakni di SMK Negeri 3 Mataram, SMK Negeri 1 Praya, dan SMK Negeri 1 Sumbawa.Pihak sekolah telah melakukan persiapan dan koordinasi agar seluruh peserta didik dapat mengikuti TKA sesuai jadwal yang telah ditentukan. Keberhasilan pelaksanaan TKA Tahun 2026 ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara sekolah, peserta didik, panitia penyelenggara, sekolah mitra, serta DUDIKA dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi yang berkualitas. SMK Negeri 3 Kota Bima berharap hasil TKA Tahun 2026 dapat memberikan gambaran capaian kompetensi akademik peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui semangat Sakola Karawi Matupa (Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Berprestasi), SMKN 3 Kota Bima terus berkomitmen mempersiapkan lulusan yang kompeten, berkarakter, mandiri, serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tak Berkategori

Guru SMKN 3 Kota Bima Jadi Narasumber Pelatihan Tenaga Kerja Outsourcing RSUD Kota Bima

Guru SMKN 3 Kota Bima Jadi Narasumber Pelatihan Tenaga Kerja Outsourcing RSUD Kota Bima KOTA BIMA – Guru SMK Negeri 3 Kota Bima dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan tenaga kerja outsourcing Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan tenaga kerja, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah sakit. Dua guru SMK Negeri 3 Kota Bima yang hadir sebagai narasumber adalah Adi Hidayat Argubi, S.Sos., SST.Par., M.Si. dan Samsul Islam, S.Par. Keduanya membawakan materi yang berfokus pada penanaman budaya kerja profesional, pelayanan prima, etika pelayanan, serta praktik langsung penggunaan peralatan dan bahan kimia (chemical) untuk pekerjaan cleaning service. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya membangun sikap kerja yang disiplin, bertanggung jawab, berorientasi pada pelayanan, serta mampu menerapkan prosedur kebersihan secara tepat. Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh praktik penggunaan peralatan dan bahan pembersih sesuai dengan kebutuhan dan standar pekerjaan. Pelatihan ini difasilitasi oleh PT Bima Milenial sebagai mitra RSUD Kota Bima. Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis dan sikap profesional tenaga kerja outsourcing dalam menjalankan tugasnya di lingkungan rumah sakit.Kebersihan rumah sakit merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kenyamanan pasien, keluarga pasien, tenaga medis, dan seluruh pengunjung. Karena itu, tenaga cleaning service dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memahami etika kerja, keselamatan, ketepatan penggunaan bahan kimia, serta pentingnya menjaga kualitas pelayanan secara konsisten. Keterlibatan guru SMK Negeri 3 Kota Bima dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran strategis pendidikan vokasi dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di dunia kerja. Keahlian dan pengalaman yang dimiliki tenaga pendidik dapat dimanfaatkan untuk memberikan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri dan layanan publik. Sinergi antara lembaga pendidikan, perusahaan mitra, dan institusi pelayanan kesehatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan guna kemitraan bagi SMKN 3 Kota Bima sebagai penyedia sumberdaya manusia terampil, menciptakan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan berorientasi pada mutu pelayanan. Melalui pelatihan tersebut, seluruh peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan rumah sakit yang bersih, nyaman, aman, dan mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kerja profesional, pelayanan optimal, kepuasan masyarakat menjadi prioritas.

Tak Berkategori

SMKN 3 Kota Bima Peringati Hari Kebudayaan Nasional 2026 Hadirkan N. Marewo Pakar Budaya Bima

SMKN 3 Kota Bima Peringati Hari Kebudayaan Nasional 2026 Hadirkan N. Marewo Pakar Budaya Bima KOTA BIMA – SMK Negeri 3 Kota Bima memperingati Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 melalui kegiatan edukasi budaya, diskusi, pementasan seni tradisional, dan pameran karya batik bermotif kearifan lokal Bima. Kegiatan yang berlangsung di halaman dan aula sekolah dengan konsep outdoor dan indoor pada Kamis (15/10/2026) ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menjaga, mengenalkan, dan melestarikan warisan budaya leluhur kepada generasi muda. Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Kepala Bidang PSMK PK-PLK Dikpora NTB, Hasbi M. Sidik, S.Sos, MM. Turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikpora) Wilayah VI Provinsi Nusa Tenggara Barat yang membawahi wilayah kerja Kabupaten Bima dan Kota Bima, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., budayawan sekaligus penulis Bima, N. Marewo, serta pengawas pembina sekolah, Fathussyakir, S.Pd, MM. Peringatan Hari Kebudayaan Nasional ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenal identitas budaya daerah, memahami nilai-nilai luhur masyarakat Bima, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu. Dalam kegiatan tersebut, Hasbi M. Sidik menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif SMKN 3 Kota Bima yang menghadirkan pembelajaran kebudayaan melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi langkah positif dalam memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda. Ia juga menyampaikan rencana agar SMKN 3 Kota Bima ke depan dapat dipertimbangkan sebagai sekolah kebudayaan, dengan melihat potensi peserta didik, aktivitas pembelajaran, dan berbagai kegiatan kebudayaan yang dikembangkan oleh sekolah. Sementara itu, Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya bertanggung jawab membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan vokasional, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya, etika, dan identitas daerah. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap peserta didik semakin mengenal akar budayanya, memiliki kepedulian terhadap warisan leluhur, serta mampu mengembangkan kreativitas dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. Suasana kegiatan semakin bermakna melalui diskusi dan edukasi budaya bersama budayawan N. Marewo. Dalam pemaparannya, ia mengulas filosofi Maja Labo Dahu dan Nggusu Waru sebagai nilai penting dalam kehidupan masyarakat Bima.Maja Labo Dahu mengajarkan sikap malu dan takut berbuat salah, sedangkan Nggusu Waru dikenal sebagai pedoman nilai dan karakter ideal yang menjadi tuntunan dalam membentuk pribadi yang baik. Kedua nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami sebagai warisan sejarah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Selain diskusi budaya, para peserta didik turut menampilkan beragam atraksi seni tradisional Bima, di antaranya Rawa Mbojo, Gantao, Tari Sere, dan Bura Wunga Bongi Monca. Penampilan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa tradisi lokal dapat terus hidup melalui ruang ekspresi dan partisipasi generasi muda. Kreativitas peserta didik juga ditampilkan melalui presentasi Batik Mantika, produk karya siswa SMKN 3 Kota Bima yang mengangkat motif dan filosofi kearifan lokal Bima. Sejumlah motif yang diperkenalkan meliputi Uma Lengge, Bunga Satako, Cila Mboko, Lelehan Madu, dan Garoso. Kehadiran Batik Mantika dalam peringatan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kewirausahaan peserta didik. Nilai-nilai tradisional tidak hanya dipertahankan melalui pertunjukan seni, tetapi juga dikembangkan menjadi karya produktif yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Melalui peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026, SMKN 3 Kota Bima berharap sekolah dapat terus menjadi ruang tumbuhnya generasi muda yang terampil, kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya daerah. Semangat tersebut sejalan dengan identitas sekolah sebagai Sakola Karawi Matupa, yang mendorong peserta didik menjadi generasi kreatif, religius, adaptif, berjiwa wirausaha, mandiri, terampil, unggul, dan berprestasi. Pelestarian budaya pada akhirnya bukan hanya tentang menjaga tradisi masa lalu, melainkan juga memastikan nilai-nilai luhur masyarakat Bima tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang melalui pendidikan dan karya nyata.

Tak Berkategori

Semarak Hari Batik Nasional 2026, SMKN 3 Kota Bima Pamerkan Kreativitas Siswa melalui Batik Mantika dan Expo Produk

Semarak Hari Batik Nasional 2026, SMKN 3 Kota Bima Pamerkan Kreativitas Siswa melalui Batik Mantika dan Expo Produk KOTA BIMA – Suasana Taman Amahami Kota Bima, Minggu (4/10/2026) pagi, berubah semarak dengan gelaran Perayaan Hari Batik Nasional 2026 dan Expo Produk SMK Negeri 3 Kota Bima. Mengusung tema “Generasi Kreatif Cinta Budaya: Melestarikan Batik Khas Bima, Batik Mantika Menginspirasi Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi panggung bagi siswa untuk menampilkan kreativitas, keterampilan, dan karya unggulan dari berbagai kompetensi keahlian. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 Wita itu dihadiri Wali Kota Bima yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima H. Sukarno, SH, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Kepala KCD Wilayah VI Dikbud NTB Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., kepala-kepala SMK se-Kota Bima, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 3 Kota Bima beserta jajaran, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kemeriahan kegiatan semakin terasa ketika dibuka dengan Tari Wura Bongi Monca yang mempesona dari siswa SMK Negeri 3 Kota Bima untuk menyambut tamu yang hadir. Seluruh guru dan pegawai, siswa, orang tua/wali siswa, pembina dan siswa SMP/MTs se-Kota Bima, hingga masyarakat yang berada di kawasan Taman Amahami turut memadati lokasi kegiatan. Berbagai rangkaian kegiatan disuguhkan dalam event tersebut, di antaranya Fashion Show Batik Mantika, Pameran Batik Mantika, Expo Produk berbagai jurusan, Rias Show, Workshop Membatik dan Ecoprint, serta berbagai atraksi kreativitas siswa lainnya. Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut adalah penampilan tarian kolosal Batik yang dikemas dalam bentuk drama teatrikal yang kemudian diikuti peragaan busana Batik dan rias fantasi kolaborasi siswa jurusan Kriya Kreatif Batik dan Tekstil dan Tata Kecantikan Kulit dan rambut. Perhatian pengunjung sangat kuat pada berbagai motif Batik Mantika, produk batik khas yang dikembangkan oleh siswa SMKN 3 Kota Bima. Berbagai motif dan desain batik ditampilkan secara kreatif melalui pameran maupun fashion show. Karya tersebut tidak hanya memperlihatkan kemampuan siswa dalam menghasilkan produk bernilai seni, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Bima kepada masyarakat luas. Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima H. Sukarno, SH, yang mewakili Wali Kota Bima, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gagasan dan kreativitas SMKN 3 Kota Bima dalam menyelenggarakan perayaan Hari Batik Nasional yang dikemas secara berbeda. Menurutnya, kegiatan tersebut semakin menarik karena tidak hanya memperingati Hari Batik Nasional, tetapi juga menggabungkannya dengan Expo berbagai produk hasil karya siswa dari setiap jurusan. Ia secara khusus memberikan apresiasi terhadap Batik Mantika yang dinilainya sangat luar biasa. “Ini merupakan ide dan gagasan yang sangat baik. Perayaan Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dikemas dengan expo berbagai produk karya siswa. Terutama Batik Mantika yang saya lihat sangat luar biasa,” ujar H. Sukarno. Ia berharap kegiatan semacam itu dapat terus dikembangkan sehingga menjadi ruang promosi sekaligus pembelajaran bagi siswa dalam menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing. Apresiasi juga disampaikan Kepala KCD Wilayah VI Dikbud NTB Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd. Ia mengaku bangga melihat berbagai karya yang dihasilkan dan dipamerkan oleh siswa SMKN 3 Kota Bima. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mampu melahirkan karya nyata yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat. “Berbagai karya yang ditampilkan hari ini menunjukkan kreativitas dan kompetensi siswa SMKN 3 Kota Bima. Ini merupakan sesuatu yang patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi sekolah lainnya,” ungkapnya. Fahmi berharap SMKN 3 Kota Bima dapat terus meningkatkan inovasi dan produktivitas siswa, sementara sekolah-sekolah lain di bawah binaan KCD Wilayah VI dapat mengikuti jejak SMKN 3 Kota Bima dalam mengembangkan potensi dan karya peserta didik. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut terlihat sejak pagi. Kawasan Taman Amahami dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan secara langsung berbagai pertunjukan dan karya siswa. Fashion show Batik Mantika menjadi salah satu acara yang paling menarik perhatian. Para siswa tampil percaya diri mengenakan berbagai kreasi busana berbahan Batik Mantika. Selain fashion show, pengunjung juga dapat melihat secara langsung proses dan hasil workshop membatik dan ecoprint, menikmati pameran produk dari berbagai kompetensi keahlian, serta menyaksikan kreativitas siswa melalui Rias Show. Kehadiran siswa SMP dan MTs se-Kota Bima bersama pembina masing-masing juga memberikan warna tersendiri. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi mendapatkan pengalaman langsung mengenai berbagai potensi pendidikan vokasi dan produk kreatif yang dikembangkan di SMKN 3 Kota Bima. Kepala SMKN 3 Kota Bima Jainuddin, S.Pd., MM menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan, karakter, dan jiwa kewirausahaan. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa SMK bukan hanya tempat belajar teori dan keterampilan, tetapi juga tempat lahirnya karya. Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, memproduksi, memasarkan, dan memiliki keberanian untuk tampil di tengah masyarakat,” kata Jainuddin. Ia menjelaskan, Batik Mantika menjadi salah satu karya yang terus dikembangkan sebagai bentuk kecintaan siswa terhadap budaya lokal sekaligus upaya membangun produk unggulan sekolah. “Batik Mantika adalah bagian dari identitas dan kebanggaan kami. Kami ingin siswa tidak hanya mengenal budaya Bima, tetapi mampu mengolahnya menjadi karya kreatif yang memiliki nilai seni dan nilai ekonomi serta dapat dikenal lebih luas,” ujarnya. Jainuddin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya pemerintah daerah, KCD Wilayah VI Dikbud NTB, kepala-kepala SMK, orang tua/wali siswa, masyarakat, serta para sponsor. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Perayaan Hari Batik Nasional 2026 dan Expo Produk SMKN 3 Kota Bima mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dukungan tersebut antara lain berasal dari Universitas Mbojo Bima, SPPG Kharisma, Bima Store, Smart Fren, Duta Cell, Good Day, Holly Mart, Pegadaian, Illo Cake, dan Perum Perumnas. Dukungan para sponsor menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, SMKN 3 Kota Bima tidak hanya berhasil memeriahkan Hari Batik Nasional, tetapi juga memperlihatkan wajah pendidikan vokasi yang kreatif, produktif, berbudaya, dan berorientasi pada dunia kerja serta kewirausahaan. Perayaan Hari Batik Nasional 2026 dan Expo Produk SMKN 3 Kota Bima akhirnya menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kreativitas generasi muda, kecintaan terhadap budaya lokal, dan pendidikan vokasi dapat berjalan

Tak Berkategori

Tim Putra SMKN 3 Kota Bima Raih Juara 3 Bersama Lomba PBB HUT TNI ke-81

Tim Putra SMKN 3 Kota Bima Raih Juara 3 Bersama Lomba PBB HUT TNI ke-81 KOTA BIMA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Negeri 3 Kota Bima. Tim Putra SMKN 3 Kota Bima berhasil meraih Juara 3 Bersama dalam Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dalam rangka HUT TNI ke-81 yang diselenggarakan oleh Kodim 1608/Bima.Atas prestasi tersebut, tim putra SMKN 3 Kota Bima berhak membawa pulang Piala Juara 3 Bersama serta uang pembinaan sebesar Rp3.000.000. Lomba PBB dalam rangka HUT TNI ke 81 ini diikuti oleh siswa SMA/SMK/MA se Kota Bima dan Kabupaten Bima. Keberhasilan ini menjadi bukti semangat dan kerja keras para siswa dalam membangun kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, serta rasa tanggung jawab. Kompetisi PBB juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter, khususnya dalam hal disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan cinta tanah air. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih para siswa. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan kerja keras Tim Putra SMKN 3 Kota Bima. Prestasi ini bukan hanya tentang piala dan hadiah, tetapi juga menunjukkan bahwa siswa kita mampu menunjukkan disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan semangat berkompetisi secara positif,” ujar Jainuddin. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMKN 3 Kota Bima untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang. “Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk terus berlatih, berkarya dan berprestasi. Sekolah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang dapat membentuk karakter dan meningkatkan prestasi peserta didik,” tambahnya. Prestasi Tim Putra dalam lomba PBB HUT TNI ke-81 tersebut sekaligus memperkuat semangat “Sakola Karawi Matupa”—KreAtif, Religius, Adaptif, WIrausaha, MAndiri, Terampil, Unggul, dan PrestAsi sebagai bagian dari upaya SMKN 3 Kota Bima membentuk generasi muda yang berkarakter dan berprestasi. .

Tak Berkategori

LDKS SMK Negeri 3 Kota Bima Bekali Siswa Menjadi Pemimpin Berkarakter

LDKS SMK Negeri 3 Kota Bima Bekali Siswa Menjadi Pemimpin Berkarakter KOTA BIMA — SMK Negeri 3 Kota Bima melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama dua hari, 26–27 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan kepemimpinan, berkarakter, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam kehidupan organisasi maupun di tengah masyarakat. LDKS diikuti oleh pengurus OSIS, perwakilan Unit Kegiatan Siswa yang tergabung dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya Paskibra, Pramuka, Rohis, PMR dan PIK-R, serta perwakilan dari masing-masing kelas. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM. Dalam pembukaannya, ia menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memberikan instruksi kepada orang lain, tetapi juga menyangkut keteladanan, tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi dan keberanian mengambil keputusan. “LDKS ini jangan hanya dipahami sebagai kegiatan pelatihan organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan proses pembentukan karakter dan mental calon-calon pemimpin. Seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki kepedulian terhadap orang lain,” ujar Jainuddin. Menurutnya, siswa yang mengikuti LDKS diharapkan mampu menerapkan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat. “Saya berharap setelah mengikuti LDKS, anak-anak kita tidak hanya mampu memimpin sebuah organisasi, tetapi juga mampu memimpin dirinya sendiri. Karena kepemimpinan yang baik selalu dimulai dari kemampuan mengelola diri, waktu, emosi dan tanggung jawab,” tambahnya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan. Materi diberikan melalui kegiatan di ruang maupun di lapangan sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman melalui praktik dan dinamika kelompok. Sejumlah materi yang diberikan antara lain Manajemen waktu, Networking, Manajemen proyek dan teamwork, Pengelolaan administrasi organisasi, Dinamika tim, manajemen konflik dan problem solving, AD/ART dan etika berorganisasi, Menjaga pergaulan, Keorganisasian dan kepemimpinan, Penyusunan program kerja, Komunikasi efektif dan public speaking, Kesehatan mental pemimpin dan emotional intelligence, serta Berpikir positif untuk meraih kesuksesan. Selain materi kepemimpinan dan keorganisasian, peserta juga mendapatkan pembekalan dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bima. Materi tersebut memberikan perspektif kepada siswa mengenai pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, memahami hak dan perlindungan anak, serta menjadi generasi muda yang mampu menciptakan lingkungan yang aman dan positif. Kegiatan LDKS juga diisi dengan pentas seni sebagai ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri, kekompakan dan kebersamaan antar peserta. Tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan organisasi, LDKS SMK Negeri 3 Kota Bima juga memberikan perhatian terhadap penguatan karakter dan spiritualitas siswa.Selama kegiatan berlangsung, peserta dikawal untuk melaksanakan salat lima waktu, salat Tahajud, tadarus Al-Qur’an dan tausiah. Penguatan rohani tersebut dibimbing oleh Pembina Imtaq SMK Negeri 3 Kota Bima, Muhammad Ali, S.Pd.I., M.Pd. Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bahwa seorang pemimpin tidak hanya membutuhkan kecakapan intelektual dan organisasi, tetapi juga membutuhkan integritas, moralitas dan landasan spiritual yang kuat. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa kepemimpinan harus dijalankan dengan tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan dan kepedulian terhadap sesama. Pelaksanaan LDKS berada di bawah koordinasi Pokja Kesiswaan SMK Negeri 3 Kota Bima, Nurhayati, S.Pd., bersama para pembina. Berbagai aktivitas yang dilakukan selama kegiatan diarahkan untuk membangun kemampuan peserta dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan. Koordinator Pokja Kesiswaan, Nurhayati, S.Pd., mengatakan bahwa LDKS dirancang tidak hanya untuk memberikan teori kepemimpinan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab. “Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman yang nyata. Mereka belajar bagaimana mengatur waktu, bekerja dalam tim, menyusun program, menyelesaikan konflik dan masalah, berkomunikasi secara efektif serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Semua itu merupakan keterampilan yang akan mereka butuhkan, bukan hanya ketika berorganisasi di sekolah, tetapi juga ketika mereka terjun ke masyarakat dan dunia kerja,” ungkapnya. Ia berharap peserta dapat menjadi penggerak kegiatan positif di lingkungan sekolah serta mampu menjadi contoh bagi siswa lainnya. “Harapan kami, peserta LDKS dapat membawa semangat kepemimpinan ini ke dalam organisasi dan kelas masing-masing. Mereka harus mampu menjadi pribadi yang aktif, kreatif, disiplin, santun dan memiliki kepedulian. Pemimpin muda yang baik bukan yang paling banyak berbicara, tetapi yang mampu memberikan contoh dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan,” jelas Nurhayati. LDKS SMK Negeri 3 Kota Bima ditutup setelah seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari terlaksana. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap lahir kader-kader pemimpin muda yang tidak hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kecerdasan emosional, kemampuan berkomunikasi, kepedulian sosial dan keteguhan spiritual. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu mengambil peran lebih aktif dalam berbagai kegiatan sekolah sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Scroll to Top