Tak Berkategori

Tak Berkategori

SMKN 3 Kota Bima Antar Siswa PKL ke Berbagai Daerah, Perkuat Kemitraan dengan Dunia Usaha dan Industri

SMKN 3 Kota Bima Antar Siswa PKL ke Berbagai Daerah, Perkuat Kemitraan dengan Dunia Usaha dan Industri Kota Bima – SMK Negeri 3 Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berkualitas dengan mengantarkan secara langsung peserta didik kelas XII ke berbagai instansi, dunia usaha, dan dunia industri (DUDIKA) di dalam maupun luar Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pengantaran dilakukan oleh guru pembimbing hingga ke lokasi PKL sebagai bentuk tanggung jawab sekolah dalam memastikan peserta didik diterima dengan baik oleh mitra industri sekaligus memperkuat koordinasi antara sekolah dan DUDIKA. Lokasi penempatan PKL tahun pelajaran 2026/2027 tersebar di berbagai daerah strategis, di antaranya Denpasar (Bali), Kota Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa, Labuan Bajo, dan Lakey Dompu. Para siswa ditempatkan pada sejumlah instansi dan perusahaan terkemuka sesuai kompetensi keahlian masing-masing, seperti Hotel Jayakarta Lombok Senggigi, Syalie Modes, NTB Satu Media Mataram, Balumba Hotel, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), serta Alifa Digital Printing, selain berbagai mitra industri lainnya di Bima dan Kota Bima. Melalui penempatan tersebut, peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman kerja nyata, memahami budaya kerja profesional, serta mengembangkan kompetensi teknis maupun keterampilan nonteknis yang dibutuhkan di dunia kerja. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, mengatakan bahwa PKL merupakan bagian penting dalam proses pendidikan vokasi karena menjadi jembatan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. “Kami tidak hanya menempatkan siswa di lokasi PKL, tetapi juga mengantarkan mereka secara langsung melalui guru pembimbing. Ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk memastikan peserta didik memulai praktik dengan baik, mendapatkan pendampingan yang optimal, serta membangun komunikasi yang kuat dengan mitra dunia usaha dan dunia industri. Kami berharap seluruh siswa mampu menjaga nama baik SMKN 3 Kota Bima, menunjukkan disiplin, etika kerja, dan kompetensi terbaik selama menjalani PKL,” ujar Jainuddin. Menurutnya, semakin luasnya jaringan kemitraan SMKN 3 Kota Bima dengan berbagai instansi dan perusahaan menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia usaha dan industri terhadap kualitas lulusan sekolah. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan industri sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Kegiatan pengantaran siswa PKL ini menjadi salah satu wujud implementasi pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri, sehingga lulusan SMKN 3 Kota Bima tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga karakter, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional sesuai semangat Sakola Karawi Matupa.

Tak Berkategori

SMKN 3 Kota Bima Bekali 251 Siswa Kelas XII Hadapi Dunia Kerja, PKL Dimulai 3 Agustus 2026

SMKN 3 Kota Bima Bekali 251 Siswa Kelas XII Hadapi Dunia Kerja, PKL Dimulai 3 Agustus 2026 Kota Bima – SMK Negeri 3 Kota Bima menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi 251 siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah strategis mempersiapkan lulusan yang profesional, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Etos Kerja Profesional, Karakter, dan Keterampilan Siswa SMK Siap Kerja di Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI)” ini dilaksanakan selama tiga hari dan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Wilayah VI Provinsi NTB (Kabupaten Bima dan Kota Bima), Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Pembina SMKN 3 Kota Bima, Drs. H. Usman Syam, mitra kerja sama BUMN PT. Micro Madani Institute (MMI), Owner Gerbera Printing yang merupakan alumni SMK Negeri 3 Kota Bima yang sukses terjun dibisnis Digital Printing, jajaran manajemen sekolah, guru pembimbing PKL, serta seluruh peserta pembekalan. Sebanyak 251 siswa akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) yang tersebar di Bali, Labuan Bajo, Sumbawa, Mataram, Kota Bima, dan Kabupaten Bima. Pelaksanaan PKL berlangsung selama enam bulan dengan pola empat bulan di industri dan dua bulan kembali di sekolah untuk pemantapan kompetensi sekaligus penyelarasan dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam sambutannya, Kepala KCD Dikpora Wilayah VI Provinsi NTB, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pengalaman belajar di industri harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta didik. “PKL merupakan kesempatan emas bagi siswa untuk membuktikan kompetensi yang dimiliki. Dunia industri tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang terampil, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, etika, kemampuan berkomunikasi, dan kemauan belajar yang tinggi. Karena itu, bekali diri dengan kompetensi keahlian yang kuat serta sertifikat kompetensi sebagai nilai tambah memasuki dunia kerja,” ujarnya. Fahmi Hatib juga memberikan apresiasi kepada SMK Negeri 3 Kota Bima yang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1, sehingga mampu melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi peserta didik sesuai standar industri. “Keberadaan LSP P1 merupakan langkah maju sekolah dalam menjamin kualitas lulusan. Sertifikat kompetensi akan menjadi bekal penting bagi siswa ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan karier profesional,” tambahnya. Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa pembekalan PKL dirancang tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga membangun mental, karakter, dan budaya kerja peserta didik sebelum terjun ke industri. “PKL merupakan implementasi nyata pembelajaran berbasis dunia kerja. Melalui pembekalan ini kami ingin memastikan seluruh siswa memahami aturan, etika profesi, budaya industri, keselamatan kerja, hingga memiliki semangat kewirausahaan. Harapannya, ketika berada di DU/DI mereka mampu menunjukkan kompetensi terbaik sekaligus membawa nama baik sekolah,” jelas Jainuddin. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pembekalan berlangsung selama tiga hari, dengan satu hari pembekalan umum yang diikuti seluruh peserta dan dua hari pembekalan khusus di masing-masing kompetensi keahlian. Setelah seluruh rangkaian selesai, para siswa dijadwalkan diantar ke lokasi industri mulai 3 Agustus 2026. Lebih lanjut, Jainuddin menyampaikan bahwa pelaksanaan PKL tahun ini didukung dengan sistem digital dalam proses pembimbingan. “Monitoring PKL akan dilakukan secara online maupun offline oleh guru pembimbing. Siswa juga akan menggunakan jurnal dan laporan PKL berbasis digital, sehingga perkembangan aktivitas mereka di industri dapat dipantau secara berkala, efektif, dan terdokumentasi dengan baik,” ungkapnya. Pada sesi pembekalan umum, peserta menerima berbagai materi penting, antara lain kebijakan dan aturan PKL yang disampaikan oleh Drs. H. Usman Syam, soft skills, etika kerja, budaya industri, komunikasi profesional, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3LH) oleh praktisi industri dari PT. Micro Madani Institute, dan motivasi kewirausahaan, strategi membangun jiwa usaha, etika bisnis, serta mental wirausaha sukses yang disampaikan oleh Owner Gerbera Printing. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai pengisian jurnal PKL berbasis digital sebagai bagian dari sistem monitoring pelaksanaan praktik kerja lapangan. Melalui pembekalan yang komprehensif tersebut, SMK Negeri 3 Kota Bima berharap seluruh peserta PKL mampu mengimplementasikan kompetensi yang telah dipelajari di sekolah, memperluas pengalaman kerja nyata, serta menjadi lulusan yang profesional, adaptif, dan siap memenuhi kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri sejalan dengan semangat Sakola Karawi Matupa: Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Prestasi.

Tak Berkategori

Siswa Kuliner SMKN 3 Kota Bima Asah Etika Profesional Lewat Kegiatan Table Manner di Illo Cake

Siswa Kuliner SMKN 3 Kota Bima Asah Etika Profesional Lewat Kegiatan Table Manner di Illo Cake Kota Bima – Dalam upaya membekali peserta didik dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian Kuliner SMK Negeri 3 Kota Bima mengikuti kegiatan Table Manner di Illo Cake, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis industri yang dibimbing langsung oleh Guru Mata Pelajaran Kuliner, Neni Murniawati, S.Pd. Table manner merupakan tata cara makan yang mencerminkan kesopanan, profesionalisme, dan rasa hormat di meja makan. Di dalamnya terdapat seperangkat aturan dan norma yang mengatur perilaku seseorang selama jamuan makan berlangsung, mulai dari cara duduk, penggunaan peralatan makan, hingga etika berinteraksi dengan tamu lain dan menghormati tuan rumah. Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung etika makan formal sesuai standar industri hospitality dan kuliner. Selain itu, mereka memperoleh pengalaman mengamati aktivitas pengolahan makanan dan minuman serta pelayanan yang diterapkan di industri kuliner. Materi table manner disampaikan oleh Adi Hidayat Argubi, SST.Par., M.Si yang membahas berbagai aspek penting, mulai dari etika di meja makan, pengenalan peralatan dan perlengkapan table manner beserta fungsinya, tahapan pelayanan (service sequence), pengenalan menu, hingga standar grooming yang harus dimiliki seorang profesional di bidang kuliner dan hospitality. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Bagi sebagian besar siswa, pengalaman tersebut menjadi momen pertama mengikuti jamuan makan formal dengan menerapkan seluruh aturan table manner. Antusiasme terlihat dari semangat siswa saat mempraktikkan penggunaan berbagai jenis cutlery, memahami alur pelayanan, hingga berdiskusi mengenai standar pelayanan yang diterapkan di industri. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., bersama Pokja Kesiswaan Jahrudin, S.Pd., turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk dukungan terhadap pembelajaran berbasis pengalaman nyata di dunia industri. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa kegiatan table manner merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kompetensi lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. “Kompetensi teknis saja belum cukup. Dunia industri juga menuntut lulusan yang memiliki etika, sopan santun, kemampuan berkomunikasi, serta profesionalisme dalam berbagai situasi. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman nyata yang akan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Kami terus mendorong pembelajaran yang menghadirkan pengalaman langsung agar lulusan SMKN 3 Kota Bima semakin unggul, berkarakter, dan siap bersaing,” ujar Jainuddin. Sementara itu, Guru Mata Pelajaran Kuliner, Neni Murniawati, S.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran table manner tidak hanya bertujuan mengajarkan tata cara makan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai etika profesional yang sangat dibutuhkan oleh lulusan kompetensi keahlian kuliner. “Kami ingin siswa memahami bahwa menjadi tenaga profesional di bidang kuliner tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memasak, tetapi juga oleh sikap, etika, penampilan, dan cara berinteraksi dengan orang lain. Melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat langsung bagaimana standar pelayanan di industri diterapkan sehingga mereka memiliki gambaran nyata tentang budaya kerja yang akan mereka hadapi di masa depan,” ungkap Neni. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis industri yang didukung oleh Kepala Sekolah dan Ketua Program Keahlian seperti ini, SMK Negeri 3 Kota Bima terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang keterampilan, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan profesionalisme sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sejalan dengan semangat Sakola Karawi Matupa: Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Prestasi.

Tak Berkategori

SMKN 3 Kota Bima Bekali Guru Pembimbing PKL, Perkuat Digitalisasi Monitoring Siswa di Dunia Industri

SMKN 3 Kota Bima Bekali Guru Pembimbing PKL, Perkuat Digitalisasi Monitoring Siswa di Dunia Industri Kota Bima – SMK Negeri 3 Kota Bima menggelar Kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi Guru Pembimbing sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan PKL sekaligus menyamakan persepsi antara kebijakan sekolah dengan para guru pembimbing. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan SMKN 3 Kota Bima dan diikuti oleh seluruh guru yang akan bertugas mendampingi siswa selama menjalani PKL. Pembekalan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan PKL berjalan sesuai standar, mulai dari proses pembimbingan, pemantauan perkembangan kompetensi siswa, hingga penyelesaian berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama berada di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI). Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., memberikan arahan sekaligus materi umum mengenai kebijakan dan pelaksanaan PKL. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa PKL merupakan implementasi pembelajaran berbasis dunia kerja yang harus dikawal secara serius oleh seluruh guru pembimbing. Menurutnya, keberhasilan PKL tidak hanya ditentukan oleh kesiapan siswa, tetapi juga oleh efektivitas pendampingan guru dalam membangun komunikasi dengan pihak industri serta memastikan ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan sekolah. Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat (Hubinmas), Adi Hidayat Argubi, SST.Par., M.Si., menyampaikan materi teknis mengenai sistem pengisian jurnal dan laporan PKL berbasis daring (online) yang akan digunakan selama pelaksanaan PKL. Dalam sistem tersebut, siswa diwajibkan mengisi jurnal kegiatan setiap hari kerja, guru pembimbing melakukan monitoring dan pengisian laporan setiap pekan, sedangkan pembimbing PKL dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) melakukan evaluasi setiap bulan melalui sistem yang telah disiapkan sekolah. Melalui mekanisme digital tersebut, seluruh perkembangan siswa selama menjalani PKL dapat dipantau secara berkelanjutan. Informasi mengenai pencapaian kompetensi, kehadiran, kedisiplinan, hingga berbagai kendala yang dihadapi siswa dapat diketahui lebih cepat sehingga sekolah bersama pihak industri dapat segera mengambil langkah penyelesaian apabila diperlukan. Digitalisasi jurnal dan laporan PKL ini sekaligus menjadi wujud komitmen SMKN 3 Kota Bima dalam mengembangkan tata kelola pendidikan berbasis teknologi, sejalan dengan visinya sebagai SMK Pusat Keunggulan dan Sekolah Digital Terbaik di Kota Bima. Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa pembekalan guru pembimbing merupakan bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi sehingga pelaksanaan PKL dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik. “PKL adalah jembatan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Karena itu, guru pembimbing memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan siswa memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas. Melalui pembekalan ini, kami ingin seluruh guru memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pendampingan, monitoring, serta evaluasi sehingga mutu pelaksanaan PKL terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Jainuddin. Senada dengan itu, Wakasek Hubinmas Adi Hidayat Argubi, SST.Par., M.Si., menjelaskan bahwa penerapan jurnal dan laporan PKL secara digital merupakan inovasi sekolah untuk memperkuat sistem monitoring sekaligus meningkatkan kualitas pembimbingan. “Dengan sistem jurnal online, aktivitas siswa dapat dipantau setiap hari, sementara guru pembimbing dan pembimbing industri dapat memberikan umpan balik secara berkala. Sistem ini memungkinkan sekolah mengetahui perkembangan kompetensi siswa secara real time sekaligus mendeteksi lebih dini apabila terdapat kendala selama PKL. Digitalisasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan pendidikan yang terus kami kembangkan agar pembelajaran semakin efektif, akuntabel, dan sesuai dengan perkembangan teknologi,” jelas Adi. Melalui pembekalan ini, SMKN 3 Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan melalui sinergi yang kuat antara sekolah, guru pembimbing, dan Dunia Usaha serta Dunia Industri. Dengan dukungan sistem monitoring digital, diharapkan pelaksanaan PKL mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia kerja sesuai semangat Sakola Karawi Matupa: Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Prestasi.

Tak Berkategori

Siswa SMKN 3 Kota Bima Raih Juara II FLS3N NTB Cabang Fotografi, Harumkan Nama Sekolah

Siswa SMKN 3 Kota Bima Raih Juara II FLS3N NTB Cabang Fotografi, Harumkan Nama Sekolah Kota Bima – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMK Negeri 3 Kota Bima. Siswa kelas XI Produksi dan Siaran Program Televisi (PSPTV), Kirana Erlangga Octa Prasetyo, berhasil meraih Juara II pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 untuk mata lomba Fotografi. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik SMKN 3 Kota Bima tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga mampu bersaing dan menunjukkan kreativitas di bidang seni serta industri kreatif. Pada cabang fotografi, Kirana mampu menampilkan karya yang dinilai memiliki kualitas teknis, kreativitas, dan kekuatan pesan visual sehingga berhasil mengantarkannya meraih posisi kedua di tingkat provinsi. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMKN 3 Kota Bima untuk terus mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas melalui berbagai ajang kompetisi, baik akademik maupun nonakademik. Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih Kirana. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi dari ananda Kirana Erlangga Octa Prasetyo. Kami mengucapkan selamat atas raihan Juara II FLS3N Tingkat Provinsi NTB cabang Fotografi. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa SMKN 3 Kota Bima mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi melalui kreativitas dan kompetensi yang dimiliki. Terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh guru pembimbing/pendamping dari Kompetensi Keahlian PSPTV atas prestasi yang telah diraih ini” Lebih lanjut, Jainuddin berharap keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah. “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani berkompetisi. Sekolah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan talenta peserta didik sesuai semangat Sakola Karawi Matupa—Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Prestasi—agar semakin banyak lahir generasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, dan Nusa Tenggara Barat di tingkat yang lebih tinggi.” Dengan capaian tersebut, SMKN 3 Kota Bima kembali menegaskan komitmennya sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) dan Sekolah Digital Terbaik yang terus mendorong lahirnya lulusan berkarakter, kompeten, kreatif, serta siap berprestasi di berbagai bidang.

Tak Berkategori

Siswa SMKN 3 Kota Bima Raih Medali Perak Cabang Dayung pada PORPROV XII NTB 2026

Siswa SMKN 3 Kota Bima Raih Medali Perak Cabang Dayung pada PORPROV XII NTB 2026 Kota Bima – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMK Negeri 3 Kota Bima. Salah satu siswa terbaiknya, Helmy Meylan dari Kelas XII Program Keahlian Usaha Layanan Wisata (ULW), berhasil meraih Medali Perak pada Cabang Olahraga Dayung dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke XII Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa SMKN 3 Kota Bima tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan kompetensi kejuruan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga hingga tingkat provinsi. Raihan medali tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat juang yang tinggi selama mengikuti proses pembinaan. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Helmy Meylan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi keluarga besar sekolah sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. “Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Helmy Meylan atas raihan Medali Perak pada PORPROV XII NTB Tahun 2026. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa SMKN 3 Kota Bima mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah, daerah, serta keluarga,” ujar Jainuddin. Ia juga menegaskan bahwa sekolah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan minat peserta didik, baik di bidang akademik, vokasi, seni, maupun olahraga, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing. Prestasi Helmy Meylan semakin memperkuat komitmen SMK Negeri 3 Kota Bima sebagai sekolah yang terus melahirkan lulusan unggul melalui semangat “Sakola Karawi Matupa” yang menjunjung nilai Kreatif, Religius, Adaptif, Wirausaha, Mandiri, Terampil, Unggul, dan Prestasi. Keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Bima mengucapkan selamat atas pencapaian tersebut dan berharap Helmy Meylan dapat terus meningkatkan prestasinya hingga mampu mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat pada ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.

Tak Berkategori

Tingkatkan Kualitas Lulusan, SMKN 3 Kota Bima Resmi Raih Lisensi LSP Pihak Pertama dari BNSP RI

Tingkatkan Kualitas Lulusan, SMKN 3 Kota Bima Resmi Raih Lisensi LSP Pihak Pertama dari BNSP RI KOTA BIMA — SMK Negeri 3 Kota Bima mencatatkan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan kejuruan dan daya saing lulusannya. Sekolah kejuruan yang berlokasi di Jl. Garuda No. 5, Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda ini resmi memperoleh Sertifikat Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Lisensi bernomor BNSP-LSP-2751-ID tersebut secara resmi diterbitkan di Jakarta pada 6 Februari 2026 dan ditandatangani langsung oleh Ketua BNSP, Syamsi Hari. Sertifikat ini berlaku selama lima tahun hingga 6 Februari 2031. Penetapan status LSP Pihak Pertama ini diberikan setelah SMKN 3 Kota Bima dinyatakan konsisten memenuhi standar kompetensi yang diatur dalam Pedoman BNSP. Dengan diraihnya lisensi ini, SMKN 3 Kota Bima kini memiliki kewenangan mandiri untuk menyelenggarakan uji kompetensi dan menerbitkan sertifikat kompetensi berstandar nasional dengan logo Garuda yang diakui secara resmi oleh dunia kerja dan industri. Kepala SMKN 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh tim sekolah serta dukungan dari berbagai pihak hingga lisensi ini berhasil diraih. “Alhamdulillah, raihan lisensi LSP-P1 dari BNSP ini merupakan tonggak sejarah penting bagi SMKN 3 Kota Bima. Ini adalah wujud komitmen kami dalam memastikan bahwa peserta didik tidak hanya mendapatkan ijazah formal, tetapi juga mengantongi sertifikat kompetensi berstandar nasional yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” ujar Jainuddin. Ia menambahkan bahwa hadirnya LSP Pihak Pertama di lingkungan sekolah akan sangat membantu para siswa dalam memperkuat portofolio keahlian sebelum memasuki dunia kerja maupun wirausaha. “Dengan status resmi ini, kami siap menguji dan memastikan bahwa setiap lulusan SMKN 3 Kota Bima benar-benar kompeten di bidangnya masing-masing. Harapan kami, angka penyerapan tenaga kerja lulusan kami dapat meningkat signifikan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional,” pungkasnya.

Tak Berkategori

SMKN 3 Kota Bima Dukung Gerakan Tanam Cabai NTB, Wujud Nyata Pengendalian Inflasi dan Pendidikan Ketahanan Pangan

SMKN 3 Kota Bima Dukung Gerakan Tanam Cabai NTB, Wujud Nyata Pengendalian Inflasi dan Pendidikan Ketahanan Pangan Kota Bima – SMK Negeri 3 Kota Bima menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Gerakan Tanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (TAPSI) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Program yang diinisiasi Gubernur NTB tersebut menyasar ribuan pelajar SMA, SMK, dan SLB sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menanamkan budaya bercocok tanam di lingkungan sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan produksi cabai dari lingkungan sekolah, memperkuat ketahanan pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar. Kegiatan penanaman cabai di SMK Negeri 3 Kota Bima yang dilaksanakan Hari Rabu tanggal 15 Juli 2026 dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB Wilayah VI, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., didampingi Pengawas Pembina SMK Negeri 3 Kota Bima, Drs. H. Usman Syam, serta disaksikan oleh para guru dan siswa. Sebagai simbol dimulainya gerakan tersebut, Fahmi Hatib mendapat kehormatan melakukan penanaman bibit cabai pertama di dalam polybag yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Kegiatan berlangsung penuh antusias sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam mendukung program strategis Pemerintah Provinsi NTB. Lokasi penanaman berada di lahan kosong yang cukup luas di depan ruang Bimbingan dan Konseling (BP/BK) SMK Negeri 3 Kota Bima. Lahan tersebut telah dipersiapkan secara gotong royong oleh warga sekolah dengan memanfaatkan timbunan sampah daun yang dikumpulkan dari lingkungan sekolah. Sampah organik tersebut kemudian diolah dan dicampur dengan tanah serta kompos sehingga menjadi media tanam yang subur dan ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah organik sekolah sebagai media tanam menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan lingkungan hidup sekaligus memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan kepada peserta didik. Selain menghasilkan tanaman yang produktif, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya pengelolaan sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai manfaat. Program Gerakan Tanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (TAPSI) merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadapi fluktuasi harga cabai yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi daerah. Melalui pelibatan sekolah, pemerintah ingin memperluas produksi cabai dari lingkungan pendidikan sehingga mampu membantu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk membentuk karakter pelajar yang produktif, mandiri, serta memiliki jiwa kewirausahaan di bidang pertanian. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa sekolah menyambut baik program yang digagas Gubernur NTB karena sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di kelas, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan, dan kepedulian terhadap lingkungan. “Kami sangat mengapresiasi Program Gerakan Tanam Cabai yang diinisiasi Bapak Gubernur NTB. SMK Negeri 3 Kota Bima berkomitmen mendukung penuh program ini sebagai bagian dari pendidikan karakter, penguatan ketahanan pangan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa mereka juga memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui langkah-langkah sederhana seperti menanam cabai.” Jainuddin menambahkan, sekolah akan mengembangkan kawasan penanaman tersebut secara berkelanjutan dengan melibatkan guru dan peserta didik dalam proses perawatan hingga panen. “Kami tidak ingin kegiatan ini bersifat seremonial semata. Sekolah akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan sehingga tanaman cabai dapat tumbuh dengan baik dan menjadi media pembelajaran nyata bagi siswa. Harapan kami, budaya menanam tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan siswa di rumah masing-masing sehingga mendukung keberhasilan Program Gerakan Tanam Cabai Pemerintah Provinsi NTB.” Melalui Gerakan Tanam Cabai ini, SMK Negeri 3 Kota Bima kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang aktif mendukung program pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan peserta didik diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, serta pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tak Berkategori

SMKN 3 Kota Bima Tutup MPLS Ramah dan Menyenangkan dengan Gelar Karya Produk Jurusan, Unjuk Bakat, dan Minat Murid Baru Menuju SMK Mendunia

SMKN 3 Kota Bima Tutup MPLS Ramah dan Menyenangkan dengan Gelar Karya Produk Jurusan, Unjuk Bakat, dan Minat Murid Baru Menuju SMK Mendunia Kota Bima – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan Menyenangkan di SMK Negeri 3 Kota Bima. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi penutup rangkaian MPLS dengan menghadirkan berbagai penampilan kreativitas siswa, gelar karya produk setiap kompetensi keahlian, serta unjuk minat dan bakat murid baru. Acara penutupan dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat Wilayah VI, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., didampingi Pengawas Pembina SMK Negeri 3 Kota Bima, Drs. H. Usman Syam. Kehadiran kedua pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MPLS yang mengedepankan pendekatan ramah, edukatif, dan menyenangkan sesuai dengan semangat pendidikan karakter. Rangkaian kegiatan diawali dengan Gelar Karya Produk Kompetensi Keahlian yang menampilkan hasil pembelajaran vokasi sekaligus memperkenalkan keunggulan masing-masing program keahlian kepada murid baru dan para tamu undangan. Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) memamerkan berbagai karya desain kreatif dalam bentuk poster dan media visual. Teknik Grafika menampilkan hasil produksi desain dan cetak kaos yang dikerjakan siswa. Sementara itu, Kriya Kreatif Kayu dan Rotan memperlihatkan aneka produk kerajinan berbahan kayu yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Tidak kalah menarik, Kriya Kreatif Batik dan Tekstil menghadirkan praktik membatik secara langsung melalui teknik mencanting, sehingga pengunjung dapat menyaksikan proses lahirnya motif batik yang indah dari tangan para siswa. Di sektor jasa, Usaha Layanan Wisata (ULW) mendemonstrasikan layanan pemesanan berbagai tiket transportasi dan paket perjalanan. Kompetensi Keahlian Perhotelan memperagakan layanan akomodasi serta food and beverage service layaknya hotel berbintang. Sementara Kuliner menyajikan beragam produk makanan, kue, dan minuman hasil kreasi siswa yang mendapat apresiasi dari para pengunjung. Kompetensi Keahlian Desain Produksi Busana turut memamerkan karya busana sekaligus praktik menjahit secara langsung. Adapun Produksi dan Siaran Program Televisi (Broadcasting) menunjukkan kemampuan siswa dalam melakukan peliputan kegiatan, pengoperasian kamera, hingga produksi siaran secara langsung, termasuk mendukung pelaksanaan Zoom bersama Gubernur Provinsi NTB. Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah Tata Kecantikan Kulit dan Rambut. Para siswa memperlihatkan keterampilan merias wajah (make-up) dan menghias kuku (nail art) secara langsung, memperlihatkan kompetensi profesional yang dimiliki sejak masih berada di bangku sekolah. Menariknya, dalam kesempatan itu, karya dan inovasi siswa SMK Negeri 3 Kota Bima diperkenalkan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran vokasi yang berorientasi pada dunia kerja dan industri. Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Dikpora Provinsi NTB Wilayah VI, Fahmi Hatib, S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh murid baru agar memanfaatkan masa belajar di SMK dengan sungguh-sungguh untuk menguasai kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. “Anak-anak harus bangga menjadi siswa SMK. Kuasailah kompetensi sesuai jurusan yang dipilih karena peluang kerja lulusan SMK saat ini sangat terbuka. Pemerintah Provinsi NTB melalui program SMK Mendunia juga telah menyiapkan peluang besar bagi lulusan SMK, termasuk target penempatan sekitar 2.000 tenaga kerja ke luar negeri yang memiliki kompetensi dan daya saing global. Karena itu, siapkan diri sejak sekarang dengan keterampilan, disiplin, karakter, dan kemampuan berbahasa,” pesannya. Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa penutupan MPLS sengaja dikemas berbeda agar murid baru dapat mengenal sekolah melalui pengalaman yang menyenangkan sekaligus melihat secara langsung potensi setiap kompetensi keahlian. Menurutnya, MPLS bukan hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan motivasi, rasa bangga, dan keyakinan siswa terhadap pilihan jurusan yang akan mereka tekuni selama menempuh pendidikan di SMK Negeri 3 Kota Bima. “Kami ingin MPLS menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh murid baru. Melalui Gelar Karya dan unjuk bakat ini, mereka dapat melihat bahwa setiap kompetensi keahlian memiliki karya, prestasi, dan peluang karier yang sangat luas. Kami berharap mereka semakin termotivasi untuk belajar, berkarya, berprestasi, dan siap menjadi lulusan yang kompeten sesuai semangat Sakola Karawi Matupa,” ujar Jainuddin. Usai mengikuti kegiatan bersama Gubernur NTB, acara dilanjutkan dengan Unjuk Minat dan Bakat murid baru serta penampilan dari perwakilan OSIS SMK Negeri 3 Kota Bima. Berbagai pertunjukan menghibur para peserta, mulai dari pembacaan puisi, penampilan vokal, grup band, tari, hingga beragam atraksi seni lainnya yang menunjukkan keberanian dan kreativitas para siswa. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada peserta MPLS terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan partisipasi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Penghargaan juga diberikan kepada Panitia OSIS Terbaik yang telah sukses mendampingi dan membimbing murid baru selama pelaksanaan MPLS. Melalui penutupan MPLS yang dikemas secara edukatif, inspiratif, dan penuh kreativitas tersebut, SMK Negeri 3 Kota Bima kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya membentuk lulusan yang kompeten, tetapi juga berkarakter, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional sejalan dengan program SMK Mendunia Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tak Berkategori

BNN Bima Bekali Peserta MPLS SMKN 3 Kota Bima, Tanamkan Kesadaran Bahaya Narkoba Sejak Dini

BNN Bima Bekali Peserta MPLS SMKN 3 Kota Bima, Tanamkan Kesadaran Bahaya Narkoba Sejak Dini Kota Bima – Dalam upaya membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, SMK Negeri 3 Kota Bima menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Bima pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang mengusung konsep “MPLS Ramah dan Menyenangkan” tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik baru. Materi yang disampaikan berfokus pada bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, meliputi jenis-jenis narkotika, dampak terhadap kesehatan fisik dan mental, konsekuensi hukum, hingga strategi pencegahan agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta penyampaian contoh-contoh kasus yang dekat dengan kehidupan remaja. Suasana edukatif yang santai namun sarat makna membuat para peserta aktif berpartisipasi dan berani menyampaikan pendapat maupun pertanyaan kepada narasumber. Kehadiran BNN Bima dinilai sangat relevan dengan kondisi penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Fenomena tersebut tidak hanya mengancam kesehatan dan masa depan pelajar, tetapi juga berpotensi merusak kehidupan sosial serta kualitas sumber daya manusia. Atas dasar itu, SMK Negeri 3 Kota Bima merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi sejak dini sebagai langkah preventif dalam melindungi peserta didik dari bahaya narkoba. Kepala SMK Negeri 3 Kota Bima, Jainuddin, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNN Bima yang telah berkenan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MPLS tahun ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BNN Bima atas kesediaannya hadir memberikan edukasi kepada peserta didik baru. Kehadiran BNN merupakan bentuk sinergi yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kami ingin seluruh peserta didik memahami bahwa prestasi, masa depan, dan cita-cita hanya dapat diraih apabila mereka mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, termasuk narkoba. Edukasi seperti ini menjadi investasi karakter yang sangat berharga bagi generasi penerus bangsa,” ujar Jainuddin. Ia menambahkan bahwa SMK Negeri 3 Kota Bima berkomitmen menghadirkan MPLS yang tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai disiplin, serta peningkatan kesadaran peserta didik terhadap berbagai isu sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk BNN Bima, SMK Negeri 3 Kota Bima berharap para peserta didik baru memiliki bekal pengetahuan, sikap, dan komitmen yang kuat untuk menjadi pelajar yang cerdas, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan sekolah dan masyarakat yang bebas dari narkoba. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud implementasi MPLS Ramah dan Menyenangkan Tahun 2026, di mana proses pengenalan lingkungan sekolah tidak hanya berlangsung secara edukatif dan humanis, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta didik baru dalam membangun karakter positif sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Bima.

Scroll to Top